Viral Cerita Warganet Menolak Petugas Sensus Ekonomi 2026 karena Tak Bawa Surat Tugas, Singgung Potensi jadi Modus Kejahatan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 29 Juni 2026 | 12:23 WIB
Warganet ramai membahas tentang Sensus Ekonomi 2026 di media sosial. (Threads/mamarachelstm - andritriseptiadi)
Warganet ramai membahas tentang Sensus Ekonomi 2026 di media sosial. (Threads/mamarachelstm - andritriseptiadi)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Warganet di media sosial saat ini tengah ramai dengan pembahasan mengenai Sensus Ekonomi 2026.

Sensus ini dilaksanakan dengan petugas dari Badan Pusat Statistik (BPS) mendatangi setiap rumah warga atau door-to-door.

Pendataan untuk Sensus Ekonomi 2026 ini berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Namun, di tengah berjalannya proses pendataan, tak sedikit warganet yang menyoroti tentang pertanyaan yang diajukan hingga penunjukkan resmi petugas sensus dengan surat tugasnya.

Cerita Warga Tentang Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Tak Bawa Surat Tugas

Dalam utas di media sosial Threads dengan akun @andritriseptiadi, ia mengungkapkan bahwa rumahnya telah didatangi oleh petugas.

Baca Juga: Plt Bupati Cilacap Ungkap Pendaftaran Pembukaan SPPG Ditutup, Buntut Temuan 100 Titik Dapur Fiktif: akan akan Dihapus Sebelum Dilanjutkan

Namun, petugas tidak membawa surat tugas yang membuatnya menolak untuk dilakukan sensus tersebut.

Pengunggah utas juga membeberkan bahwa selain surat tugas, ia juga sempat menanyakan mengenai atribut lain yang dibawa, salah satunya ID card jelas.

“Tapi sebelum mereka menyensus, saya pun menanyakan kepada mereka surat tugas, ID card dll. Mereka hanya tunjukkan ID card tanpa ada surat tugas,” tulisnya dalam utas yang diunggah pada Selasa, 23 Juni 2026.

“Tentunya saya pun menolak disensus, bahwa petugas apapun yang memasuki ranah properti saya harus ada kejelasan dan kewenangan surat dari lingkungan dan instansi mereka,” imbuhnya dalam unggahan yang kini mendapat likes lebih dari 740 kali itu.

Ia menyebut bahwa tindakannya menanyakan kelengkapan surat tugas dan lainnya tersebut untuk melindungi privasinya.

“Saya usir sopan karena mereka pun datang sopan. Saya berusaha melindungi karena ini menyangkut policy data pribadi saya,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X