metropolitan

Memperkuat Sumber Daya Manusia di RSUD Kota Bogor: Transformasi untuk Pelayanan Prima (1)

Rabu, 30 April 2025 | 17:23 WIB
Memperkuat Sumber Daya Manusia di RSUD Kota Bogor: Transformasi untuk Pelayanan Prima (1) (Istimewa)

Pelatihan Berkelanjutan
Irawan juga mengungkapkan, bila RSUD Kota Bogor telah menerapkan program pelatihan berkelanjutan yang beragam. Pelatihan ini bukanlah sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan tenaga kesehatan dan pelayanan prima kepada masyarakat. Pelatihan yang ditawarkan, seperti Kardiologi Dasar, Sertifikasi Bedah Dasar, dan pelatihan lainnya. “Kami ingin tenaga kesehatan tidak hanya terampil, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan terbaru dalam dunia medis”.

Dengan adanya pelatihan berkelanjutan, maka akan tercipta budaya belajar yang berkelanjutan di RSUD Kota Bogor. Tentu ini baik dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih dinamis dan responsif. “Kami percaya bahwa pembelajaran adalah kunci untuk kemajuan,” tambah Irawan.

Pelatihan Interaksi dengan Pasien
Selain pelatihan hard skills, tenaga medis RSUD Kota Bogor juga dibekali dengan pelatihan pengembangan Soft Skills berupa komunikasi yang efektif, problem solving, dan etika kerja. Hal ini dianggap penting lantaran soft skills tersebut akan berpengaruh pada peningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Dianggap Jadi Hewan Pengganggu, Ini Tips Penanganan Hama Tikus

"Yang kita layani ini orang sakit. Maka penting untuk menciptakan pengalaman pasien yang positif, sehingga mereka merasa lebih aman dan nyaman saat mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bogor"

Tentunya, pengalaman yang positif ini, akan meningkatkan kepuasan pasien serta berkontribusi pada kesembuhan mereka. "Ini adalah langkah strategis menuju pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih manusiawi," tegasnya.

Meningkatkan Kualitas melalui Evaluasi
Evaluasi kinerja di RSUD Kota Bogor kini dilakukan dengan pendekatan yang lebih sistematis dan transparan. Dengan evaluasi yang dilakukan setiap triwulan, rumah sakit ini berupaya menciptakan akuntabilitas di setiap level. Evaluasi kinerja tidak hanya sekadar untuk menilai, tetapi juga sebagai alat untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.

Baca Juga: Tampil Modis Dengan 5 Tren Hijab Kekinian, Cek Disini Ya!

“Kami ingin semua orang di RSUD merasa bertanggung jawab atas kualitas pelayanan yang mereka berikan”. Ini menciptakan lingkungan di mana setiap insan RSUD Kota Bogor merasa memiliki peran penting dalam mencapai tujuan rumah sakit.

Dalam prosesnya, Evaluasi kinerja juga melibatkan pekerja itu sendiri. Dengan cara ini, setiap pekerja dapat memberikan masukan dan umpan balik yang konstruktif, yang pada gilirannya dapat meningkatkan proses evaluasi kedepan. “Kami percaya bahwa keterlibatan adalah kunci untuk menciptakan budaya kerja yang positif,” tambah Irawan.


Membangun Ketahanan Mental Tenaga Medis

Lebih lanjut, Irawan juga mengungkapkan, untuk menghadapi tantangan pekerjaan yang berat, RSUD Kota Bogor menyediakan berbagai kegiatan untuk mengatasi stres dan burnout di kalangan tenaga medis. Untuk kebugaran fisik, dilakukan kegiatan olahraga seperti futsal, bulu tangkis, dan sebagainya. Sementara untuk kesehatan spiritual, dilakukan secara rutin pengajian setiap Jum'at di Masjid Asy-Syifa RSUD Kota Bogor.

Baca Juga: Sejarah dan Rekomendasi Batik yang Cocok Buat Kamu, Yuk Intip!

“Kami percaya bahwa keseimbangan antara fisik dan spiritual adalah kunci untuk mengelola stres,” katanya.

Kegiatan yang disebutkan tadi, lanjut Irawan, akan membantu tenaga medis untuk bersosialisasi dan merelaksasi pikiran setelah jam kerja yang panjang.

Halaman:

Tags

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB