“Buat saya yang tiap hari lewat sini buat kerja emang ngerasa ane karena nggak ada bapak-bapak yang jaga. Tapi, apapun yang menjadi keputusannya, Insya Allah ini yang terbaik,” lanjutnya.
Janji KDM: Pasang Lampu di Jembatan hingga Tindak Tegas jika Ada Pungli
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemerintah provinsi sudah melakukan perbaikan dengan pendanaan lebih dari Rp1 miliar pada lantai jembatan milik KAI tersebut sampai bisa dilewati dengan aman.
Selanjutnya, Gubernur yang kerap dipanggil KDM itu juga memastikan akan ada penerangan yang dipasang di jembatan.
“Kami berencana melakukan pengecatan dan pemasangan lampu agar lebih estetik, untuk itu tidak ada alasan bagi siapa pun untuk memungut uang saat warga menggunakan jembatan tersebut,” ucap KDM dalam keterangannya.
Baca Juga: Hujan Badai di Gading Serpong, Viral Tenda Bazar Roboh hingga Jualan UMKM Berhamburan
“Nggak ada kaitannya saudara memungut anggaran di situ karena itu dari provinsi. Apabila masih terus dilakukan pungutan, kami akan melakukan tindakan bahwa saudara telah melakukan pungutan liar dan pasti ujungnya pidana,” tegasnya.
Beragam Respons dari Warganet
Isu dugaan pungli di Jembatan Cirahong ini menuai respons yang beragam dari warganet, seperti pengakuan memberikan uang sukarela hingga mengingatkan untuk tidak menormalisasikan hal tersebut.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Saya warga Ciamis, sering kali lewat Jembatan Cirahong tapi nggak ada paksaan, nggak ngasih pun nggak apa-apa,” tulis akun @mar********a
“Pernah lewat jembatan ini, yang gue tahu emang harus ada yang atur untuk keluar masuk. Kalau nggak ada yang atur, malah repot,” tulis akun @nav*******8
Baca Juga: Kota Bogor Siap Laksanakan Kebijakan WFH Nasional Setiap Hari Jumat
“Terus kalau nggak ada paksaan, apa haknya ada di situ minta uang yang lewat?” tulis akun @ang********5
“Udah jelas pungli malah dibela, jangan membenarkan hal yang salah,” tulis akun @rid********1
***(*)