Waduh! Kepala BGN Sebut Kekalahan Timnas Indonesia karena Kurang Gizi, Komisi X DPR RI: Jangan Lebay!

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 24 Maret 2025 | 08:49 WIB
Kepala BGN, Dadan Hindayana Kembali Disorot karena Menghubungkan Kekalahan Timnas dengan Kurang Gizi.  ((instagram.com/badangizinasional.ri))
Kepala BGN, Dadan Hindayana Kembali Disorot karena Menghubungkan Kekalahan Timnas dengan Kurang Gizi. ((instagram.com/badangizinasional.ri))



JURNALMETROPOLITAN.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan pandangannya terkait performa tim nasional (Timnas) sepak bola Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam sejumlah laga.

Menurutnya, masalah gizi menjadi faktor utama yang memengaruhi stamina dan daya tahan pemain selama bertanding.

Dadan menyoroti bahwa persoalan asupan gizi yang kurang sejak usia anak-anak hingga dewasa berpengaruh terhadap performa atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk sepak bola.

"Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung," ujar Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Minggu 23 Maret 2025.

Baca Juga: Indah! Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Kembali di Akhir Ramadan

Padahal, jika disebut kurang gizi, faktanya kualitas pemain Indonesia sebenarnya sudah mengalami peningkatan, terutama dengan adanya 17 pemain naturalisasi yang sejak kecil mendapat asupan gizi baik di negara asal mereka, seperti Belanda.

Pernyataan Dadan Hindayana tentang keterkaitan antara performa Timnas Indonesia dan gizi para pemainnya menuai tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Menurutnya, pernyataan tersebut terlalu berlebihan dan kurang tepat, terutama karena Dadan seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat.

"Kepala BGN jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Apalagi menyampaikan statement bahwa pemain Indonesia kurang makan bergizi," ujar Lalu dalam keterangan tertulis, Minggu (23/3/2025).

Baca Juga: Gubernur dan Wali Kota Sepakat Beri Sanksi Warga Yang Buang Sampah ke Sungai

Lalu menilai bahwa tanggung jawab utama Kepala BGN adalah memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan mengomentari isu lain yang berada di luar lingkup tugasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masih banyak kendala dalam pelaksanaan MBG di berbagai daerah, terutama terkait kualitas dan distribusi makanan bergizi bagi para siswa.

"Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja mensukseskan program MBG, jangan buat gimmick statement," tegas Lalu.

"Apalagi program MBG masih ditemukan banyak kekurangan dan keluhan dalam pelaksanaannya. Jadi fokus urus pelaksanaan Makan Bergizi Gratis saja. Laksanakan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.(*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X