Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, BNPB Bakal Lakukan Evakuasi Jalur Udara hingga Modifikasi Cuaca

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 18:57 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto mengungkapkan tim gabungan berupaya buka akses di jalur terputus di wilayah Sumatera Utara.  ((Instagram/bnpb_indonesia))
Kepala BNPB, Suharyanto mengungkapkan tim gabungan berupaya buka akses di jalur terputus di wilayah Sumatera Utara. ((Instagram/bnpb_indonesia))

JURNALMETROPOLITAN.comCuaca ekstrem menggempur empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yakni Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan pada Senin dan Selasa, 24-25 November 2025.

Akibatnya, keempat wilayah tersebut mengalami banjir bandang dan tanah longsor hingga memutus akses di beberapa daerah.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, menyatakan bahwa pihaknya akan membuka akses tersebut agar bisa menghubungkan daerah-daerah tersebut.

Beberapa akses yang terputus dan sedang dalam penanganan BNPB untuk dibuka kembali antara Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

“Tentunya pertama adalah membuka akses, karena banyak titik-titik di jalan antara Sibolga ke Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan terputus termasuk ke Tarutung ini yang akan dibuka dalam waktu satu hingga dua hari ini,” kata Suharyanto dalam keterangannya saat mengunjungi Lumajang, Jawa Timur pada Rabu, 26 November 2025.

Baca Juga: Bahlil Bicara Soal Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal yang Terkait dengan Bandara IMIP: Sebut Diminta Presiden Prabowo Lakukan Penindakan Tanpa Kompromi

BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca dan Evakuasi Jalur Udara

Mendukung proses evakuasi, Suharyanto mengungkapkan akan menggunakan jalur udara untuk mempercepat waktu mengingat putusnya beberapa akses di sebagian wilayah.

Selain itu, modifikasi cuaca juga akan dilakukan agar mengendalikan sementara cuaca di daerah bencana.

“Saya akan menggeser satu pesawat helikopter airbus yang cukup besar untuk membantu evakuasi menjaga transportasi dan mengirimkan satu pesawat fixed-wings jenis caravan untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” imbuhnya.

Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Utara

Baca Juga: Soal Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Pendidikan Indonesia, Begini Kata Mendikdasmen

Hasil laporan sementara yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Rabu (26/11), pukul 07.00 WIB, dari Kabupaten Sibolga, cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras dalam durasi lebih dari dua hari telah memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

Beredar di media sosial rekaman video ketika banjir mengalir deras, menghantam rumah, dan menyeret kendaraan hingga infrastruktur yang dilewati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X