Jumlah Tenaga Medis di Lokasi Banjir Sumatera Diklaim Masih Aman, Kemenkes Ungkap Belum Ada Rencana Datangkan Dokter dari Jawa

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 22:32 WIB
Banjir dan Longsor Landa Sumatera: Pemerintah Kirim Bantuan via Udara, Kemenkes Siagakan Fasilitas Kesehatan
Banjir dan Longsor Landa Sumatera: Pemerintah Kirim Bantuan via Udara, Kemenkes Siagakan Fasilitas Kesehatan

“Kita sudah ada laporannya dokternya aman, jumlah perawat aman, kita nggak ada masalah di sana untuk jumlah tenaga medis nggak usah kirim dari Jawa, mereka masih cukup,” lanjutnya.

Waspada Kemunculan Penyakit Pascabanjir

Masyarakat yang terdampak di lokasi banjir dan tanah longsor diharapkan untuk waspada dengan kemunculan penyakit pascabanjir.

Beberapa di antaranya yang rawan muncul adalah leptospirosis hingga diare, sehingga perlu antisipasi juga dengan pengiriman obat yang sesuai.

Baca Juga: Syukuran usai Direhabilitasi, Ira Puspadewi Ceritakan Temannya Tiba-tiba Gelontorkan Uang Rp5 Juta untuk Makan

“Kami datang akan mengatur strategi supaya pemerintah daerah akan disupport oleh pemerintah pusat, baik obat-obatan apa yang perlu akan kami drop ke sana,” paparnya.

Pengiriman Bantuan Logistik Kesehatan dan Obat

Sebelumnya, saat rapat bersama berbagai kementerian dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kemenkes menyebut telah mengirim bantuan logistik dan obat-obatan.

“Kami juga sudah mengirim logistik kesehatan, obat, dan bahan medis habis pakai. Kami juga mengirim pengganti makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil,” ujar perwakilan Kemenkes pada Kamis, 27 November 2025.

Tenaga medis cadangan juga dikerahkan oleh Kemenkes untuk sampai ke lokasi bencana.

“Tenaga medis khususnya dokter, perawat, ahli kesehatan lingkungan dan epidemiologi untuk membantu penanganan kesehatan di sana,” sambungnya.

Senada dengan keterangan awal, fasilitas kesehatan seperti Puskesmas hingga rumah sakit sudah disiapkan untuk melakukan pelayanan kepada warga terdampak.(*) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X