Di sisi lain, Suharyanto mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia Sumbar meningkat setelah ada tambahan korban jiwa dari Kabupaten Agam yang mencapai 74 orang.
"Untuk jumlah korban, untuk Padang (Sumbar) ini meningkat," ungkapnya.
"Jadi sekarang nomor dua setelah Sumut, ini korban jiwa ada 90 yang meninggal dunia, 85 hilang, 10 luka-luka," jelas Suharyanto.
Dengan demikian total korban jiwa bencana Sumatra hingga Sabtu sore ini, yakni sebanyak 303 korban jiwa dengan rincian, 166 orang di Sumut, 90 orang di Sumbar, dan 47 orang di Aceh.
Berkaca dari hal itu, sebelumnya Presiden RI, Prabowo Subianto sempat menyampaikan keprihatinan atas bencana besar di Sumatera yang merendam puluhan kabupaten dan kota di Aceh hingga Sumbar.
Baca Juga: Kerugian Capai Rp13,9 Miliar Imbas Banjir-Longsor di Kabupaten Agam, 49 Rumah Rusak Berat
Akses yang Terputus Sulit Ditembus
Dalam kesempatan berbeda, Prabowo sempat menengaskan pemerintah tak tinggal diam dan bergerak cepat sejak hari pertama kejadian.
Presiden RI itu menuturkan, pemerintah telah menyalurkan bantuan lewat jalur darat maupun udara.
Prabowo mengatakan, hal itu guna memastikan bantuan segera sampai ke warga terdampak bencana.
"Tetapi memang kondisinya sangat berat. Banyak yang terputus, cuaca juga masih tidak memungkinkan," ungkap Prabowo dalam pidatonya di Hari Guru Nasional, Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025.
"Kadang-kadang helikopter dan pesawat kita sulit untuk mendarat," sambungnya.
Prabowo menyebut, sejauh ini pemerintah telah mengirimkan bantuan melalui tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400.
Presiden RI memastikan, pengiriman bantuan akan dilakukan secara terus menerus dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan hingga hari ini.(*)
Artikel Terkait
Mitigasi Bencana, Dedie Rachim Tekankan Warga Harus "Siap Untuk Selamat"
Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, DPRD Minta Pemkot Laksanakan Perda Penanggulangan Bencana
Fakta Terkini Bencana Tambang Longsor di Cirebon: Telan 14 Korban Tewas, 8 Orang Dilaporkan Hilang