Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menyediakan jalur alternatif yang dapat digunakan oleh warga agar tidak terjadi korban jiwa.
Diketahui, material tanah di wilayah tersebut sebagian besar berupa pasir, sehingga sangat mudah tergerus oleh air.
Kondisi ini menyebabkan tanah rentan terbawa arus air dan mengancam permukiman warga di sekitarnya dengan bahaya amblas.
Sampai dengan Rabu, 28 Januari 2026, pukul 17.30 WIB, postingan tersebut telah disukai oleh 2,4 ribu pengguna Instagram.
Sebagian warganet berharap, longsoran akibat lubang raksasa tidak terus meluas demi keselamatan warga setempat.
"Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya," tutur warganet melalui akun @tatang7571.
"Ya Allah, kemarin-kemarin masih belum sampai jalan raya, sekarang sudah sampai, semoga warga diberikan keselamatan," ujar warganet lainnya lewat akun @lafifah94.(*)
Artikel Terkait
Perjuangan Relawan ke Wilayah Terisolir di Aceh Utara, Harus Melawan Arus Sungai untuk Mencapai Dusun Sarah Raja
Viral Petani di Aceh Utara Lanjut Tanam Padi Meski Lumpur Sawah Setinggi Pinggang Orang Dewasa
Dua Bulan Pascabanjir Bandang, Kecamatan Sawang di Aceh Utara Masih Kesulitan Akses Jalan Darat