“Sekarang beliau itu ngajar dari kelas satu sampai kelas 6 di tenda BNPB. Semuanya disatuin dan mengajar dengan apa pun yang beliau masih bisa ajarkan dengan segala keterbatasannya,” tuturnya lagi.
Ia juga mengatakan bahwa relawan bersedia membantu dalam distribusi bantuan buku jika Kementerian mengalami kendala.
Sementara itu, Kemendikdasmen memperoleh total pagu anggaran sebesar Rp55,4 triliun pada tahun 2026.
Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk enam program utama.
Enam program tersebut adalah penguatan kompetensi guru melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di daerah, pengadaan peralatan pendidikan, pengembangan konten dan bimbingan teknis digitalisasi pembelajaran, serta penguatan pelaksanaan tes kemampuan akademik berupa peningkatan kualitas materi dan soal.
Baca Juga: Viral Momen Mengharukan saat Seorang Ibu Terus Berdoa meski Hujan Deras Turun Setelah Salat Id
Kemudian peningkatan pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan, dan pembangunan kebahasaan dan kesastraan, khususnya Bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA).(*)
Artikel Terkait
Luna Maya Curhat Kondisi Aceh Belum Pulih usai Bencana, namun Salut dengan Semangat Warga saat Lewati Masa Sulit
Miris, Beras Milik Seorang Nenek yang Masih Tinggal di Tenda Pengungsian di Aceh Tamiang Ini Hilang Dicuri Orang
Bocah Asal Geudumbak Aceh Utara Bagikan Cerita saat Banjir Datang Akhir November 2025, Air Tinggi Sampai Harus Naik ke Pohon Kelapa