Nasib Pendidikan Pascabencana di Reje Payung Aceh Tengah, Masih Kekurangan Buku Pelajaran hingga Guru yang Harus Mengajar Semua Kelas

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 14:06 WIB
Curhatan aktor sekaligus relawan, Trisa Triandesa, meminta bantuan buku pelajaran pada Kemendikdasmen untuk anak-anak di Reje Payung, Aceh Tengah. (Instagram/trisatriandesa)
Curhatan aktor sekaligus relawan, Trisa Triandesa, meminta bantuan buku pelajaran pada Kemendikdasmen untuk anak-anak di Reje Payung, Aceh Tengah. (Instagram/trisatriandesa)

“Sekarang beliau itu ngajar dari kelas satu sampai kelas 6 di tenda BNPB. Semuanya disatuin dan mengajar dengan apa pun yang beliau masih bisa ajarkan dengan segala keterbatasannya,” tuturnya lagi.

Ia juga mengatakan bahwa relawan bersedia membantu dalam distribusi bantuan buku jika Kementerian mengalami kendala.

Sementara itu, Kemendikdasmen memperoleh total pagu anggaran sebesar Rp55,4 triliun pada tahun 2026.

Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk enam program utama.

Enam program tersebut adalah penguatan kompetensi guru melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di daerah, pengadaan peralatan pendidikan, pengembangan konten dan bimbingan teknis digitalisasi pembelajaran, serta penguatan pelaksanaan tes kemampuan akademik berupa peningkatan kualitas materi dan soal.

Baca Juga: Viral Momen Mengharukan saat Seorang Ibu Terus Berdoa meski Hujan Deras Turun Setelah Salat Id

Kemudian peningkatan pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan, dan pembangunan kebahasaan dan kesastraan, khususnya Bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA).(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X