Bawa-bawa Nama Yaqut Cholil, Gubernur Riau, Nonaktif Ajukan Permohonan 'Tahanan Rumah' di Kasus Dugaan Pemerasan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 17:14 WIB
Menyoroti permohonan status ‘tahanan rumah’ yang diajukan Gubernur Riau Nonaktif, Abdul Wahid di kasus dugaan pemerasan. (Instagram.com / @pkucity - @gusyaqut)
Menyoroti permohonan status ‘tahanan rumah’ yang diajukan Gubernur Riau Nonaktif, Abdul Wahid di kasus dugaan pemerasan. (Instagram.com / @pkucity - @gusyaqut)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di Tanah Air tengah ramai menyoroti sosok Gubernur Riau Nonaktif, Abdul Wahid yang mengajukan status 'tahanan rumah' di dalam proses hukum kasus dugaan pemerasan.

Hal itu menuai sorotan lantaran permohonan tersebut dinilai sama seperti eks Menag, Yaqut Cholil yang sempat diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada 19 Maret 2026.

Berbeda dengan Yaqut, publik menyoroti perbedaan sikap KPK yang justru langsung menolak permohonan status 'tahanan rumah' yang diajukan pihak Abdul Wahid.

Pengajuan tersebut disampaikan saat Abdul Wahid menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Riau, pada Kamis, 6 Maret 2026.

Baca Juga: Momentum Idul Fitri di Kebun Raya Bogor, Prof Arif Satria Tekankan Rekonstruksi Peradaban

Lantas, bagaimana sebenarnya permohonan yang diajukan pihak Abdul Wahid ke KPK terkait status 'tahanan rumah' tersebut? Berikut ulasannya.

Kondisi Kesehatan Jadi Alasan

Selain Abdul Wahid, terdapat 2 terdakwa lain yaitu Kepala Dinas PUPR Riau, M. Arief Setiawan dan tenaga ahli Gubernur Riau, Dani M. Nursalam yang juga hadir dalam persidangan.

Pengajuan peralihan status penahanan menjadi tahanan rumah disampaikan melalui kuasa hukumnya, Kemal Shahab.

Baca Juga: Polisi Ungkap Pelaku Begal di Surabaya yang Sempat Viral Ternyata Keluar Masuk Penjara, dari Kasus Penjambretan hingga Penggelapan Motor

"Kami mengajukan peralihan dari rumah tahanan menjadi tahanan rumah," kata Kemal di hadapan majelis hakim PN Pekanbaru, pada hari yang sama.

"(Hal itu) dikarenakan kondisi kesehatan Bapak Abdul Wahid," tambahnya.

Bawa-bawa Nama Yaqut Cholil

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X