Waduh! Utang Pinjol Terus Naik, Tembus Rp100,69 Triliun!

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 9 April 2026 | 08:40 WIB
Ilustrasi Pinjol (Foto: Pinterest)
Ilustrasi Pinjol (Foto: Pinterest)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total utang masyarakat Indonesia melalui layanan pinjaman online (Pinjol) mencapai Rp100,69 triliun hingga Februari 2026.

Informasi ini disampaikan dalam konferensi pers terkait hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Maret 2026 yang berlangsung secara virtual pada Senin (6/4).

Kenaikan tersebut mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan layanan keuangan digital di Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas PVMLI OJK, Agusman, menyebutkan bahwa angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 25,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Warga Bogor Keluhkan Layanan BPN, Berkas Ditutup Mendadak Tanpa Pemberitahuan

Ia menjelaskan bahwa outstanding pembiayaan di industri pinjaman daring pada Februari 2026 mencapai Rp100,69 triliun, meningkat secara tahunan sebesar 25,75 persen.

Secara bulanan, jumlah utang pinjaman online juga bertambah Rp2,15 triliun dari Januari 2026 yang sebelumnya berada di angka Rp98,54 triliun.

Di sisi lain, rasio kredit bermasalah yang diukur melalui tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) tercatat sebesar 4,54 persen. Menurut Agusman, angka tersebut mencerminkan tingkat risiko kredit agregat pada industri fintech peer-to-peer lending.

Baca Juga: Amsal Sitepu, Videografer yang Divonis Bebas dari Tuduhan Korupsi Kini Minta Ganti Rugi usai 131 Hari Masuk Bui

Selain sektor pinjaman online, OJK juga mencatat pertumbuhan pesat pada industri pergadaian. Hingga Februari 2026, penyaluran pembiayaan di sektor ini mencapai Rp152,40 triliun atau meningkat 61,78 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut turut mendorong kenaikan nilai aset industri pergadaian dari Rp171,07 triliun menjadi Rp182,71 triliun dalam periode bulanan.

Agusman menambahkan bahwa sebagian besar pembiayaan pergadaian disalurkan melalui produk gadai, dengan nilai mencapai Rp126 triliun atau sekitar 83,01 persen dari total pembiayaan.

Baca Juga: Kronologi Pemobil vs 4 Motor di Perempatan Jogjo Jakarta Barat, Kaca Mobil Pecah dan Penyok Digetok Warga

Sementara itu, hingga Februari 2026, pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp16,46 triliun dengan pertumbuhan tahunan sebesar 0,78 persen. Nilai aset industri ini juga meningkat secara bulanan menjadi Rp27,63 triliun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X