Heboh di Medsos, Dokter Internship Unsri Meninggal Dunia usai Diduga Dapat Beban Kerja yang Tak Manusiawi

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 7 Mei 2026 | 20:45 WIB
Menyoroti kasus kematian dr Myta Aprilia Azmy, dokter internship Universitas Sriwijaya (Unsri) yang sempat bertugas di RSUD Kuala Tungkal Jambi. (Instagram.com/@wakandafeeds - @medicstory.id)
Menyoroti kasus kematian dr Myta Aprilia Azmy, dokter internship Universitas Sriwijaya (Unsri) yang sempat bertugas di RSUD Kuala Tungkal Jambi. (Instagram.com/@wakandafeeds - @medicstory.id)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial tengah hangat memperbincangkan kasus wafatnya dokter internship Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri), dr Myta Aprilia Azmy.

Sebelumnya diketahui, Myta merupakan salah satu dokter muda yang menjalani program internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Jambi.

Almarhumah diduga sempat sakit namun tetap dipaksa bekerja, hingga akhirnya wafat usai dirawat di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, pada Jumat, 1 Mei 2026.

Kasus wafatnya Myta itu kini menyita perhatian publik usai beredarnya surat pernyataan dari Ikatan Alumni FK Unsri di media sosial.

Baca Juga: Tak Hanya Kain Pemicu Bom Molotov, Polisi Ungkap Adanya Uang Puluhan Juta dari Korlap Demo Buruh di Gedung DPR Jakarta

Terlihat dalam postingan Instagram @medicstory.id, pada Sabtu, 2 Mei 2026, keterangan dari Ikatan Alumni FK Unsri itu ditujukan ke Menteri Kesehatan RI.

"Adanya beban kerja yang tidak manusiawi (3 bulan tanpa libur di bangsal/IGD) dan pembiaran dokter internship bekerja tanpa supervisi dokter definitif," tulis pernyataan tersebut.

"Yang secara jelas melanggar aturan Kemenkes mengenai status dokter internship sebagai dokter magang, bukan pekerja tetap rumah sakit," tambahnya.

Catatan Dugaan Pengabaian Klinis

Dalam poin berikutnya, Ikatan Alumni FK Unsri mencatat adanya kelalaian medik dan pengabaian klinis.

Baca Juga: Terungkap Mobil yang Tertemper KA Argo Bromo di Grobogan Jateng saat Menuju ke Pendopo, Tempat Pemberangkatan Haji

Hal ini dilatarbelakangi laporan almarhumah dr Myta, yang tetap dipaksa masuk yakni jaga malam meski kondisi tengah sesak napas berat hingga sempat mengalami demam tinggi.

"Bahkan ditemukan fakta adanya saturasi oksigen yang menyentuh angka 80 persen sebelum akhirnya mendapatkan pengobatan yang layak," beber pernyataan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X