Viral ‘Mungkin Hanya Perasaan Adik-adik Saja’, MC LCC 4 Pilar MPR RI Minta Maaf

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 15 Mei 2026 | 20:48 WIB
Menyoroti penuturan MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR, Shindy Lutfiana buntut tudingan komentar negatif terhadap para peserta siswa. (Instagram.com/@jogjastudent)
Menyoroti penuturan MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR, Shindy Lutfiana buntut tudingan komentar negatif terhadap para peserta siswa. (Instagram.com/@jogjastudent)

Baca Juga: Insiden Robohnya Atap MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen, Diduga karena Usia Bangunan yang Tua

“Khususnya (minta maaf) pada adik-adik peserta lomba, guru-guru pendamping/pembimbing dari SMA Negeri 1 Pontianak, serta seluruh masyarakat terutama masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang mengikuti dan memberikan perhatian terhadap kegiatan ini,” ungkap Shindy.

Lebih lanjut, Shindy mengungkapkan akan menjadi evaluasi bagi dirinya agar hal serupa tidak terulang di masa depan.

“Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa, tersakiti, maupun terdampak oleh ucapan-ucapan saya,” tuturnya.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijaksana, serta lebih cermat dalam memilih dan menggunakan diksi ketika menjalankan tugas di ruang publik. Saya berkomitmen untuk menjadikan kejadian ini sebagai evaluasi terhadap diri saya, agar dapat bersikap lebih baik dan bijak ke depannya,” tegasnya.

Kontroversi LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar

Acara yang digelar pada 9 Mei 2026 itu viral usai pihak SMA Negeri 1 Pontianak meminta konfirmasi dan klarifikasi jawaban dewan juri.

Baca Juga: Lewat Program 'Natura', Pengunjung Sunset di Kebun Diajak Berkreasi Tanaman

Cuplikan video yang beredar di media sosial adalah ketika momen siswa SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas memiliki kesamaan substansi saat menjawab pertanyaan tentang pemilihan anggota Badan Pemeriksaan Rakyat (BPK).

Namun, dewan juri saat itu, yakni Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Dyastasita Widya Budi memberikan nilai -5 (minus 5) untuk SMAN 1 Pontianak dan nilai 10 untuk SMAN 1 Sambas.

Siswa dari SMAN 1 Pontianak menjawab dengan berkata, “Anggota-anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden.”

Setelah mendapat nilai -5, pertanyaan tersebut kemudian dilempar ke grup lain dan grup B dari SMAN 1 Sambas pun memberikan jawabannya.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden,” ucap siswa SMAN 1 Sambas.

“Inti jawabannya sudah benar, nilai 10,” ucap Dyastasita saat itu.

Baca Juga: Sunset di Kebun Hadirkan Musik dan Kampanye Lingkungan di Kebun Raya Bogor

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X