Aksi Buruh 10 Agustus 2023 Menjadi Aksi Demo Terlama Sepanjang Sejarah

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 11 Agustus 2023 | 11:01 WIB
Aksi Demo Buruh 10 Agustus Berlangsung Hingga Tengah Malam (Redaksi/ss)
Aksi Demo Buruh 10 Agustus Berlangsung Hingga Tengah Malam (Redaksi/ss)

 

JURNALMETROPOLITAN.com -- Aksi demo yang dilakukan oleh buruh yang tergabung dalam Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) pada 10 Agustus 2023 kemarin dinilai menjadi aksi demo dengan durasi terlama sepanjang sejarah

Sebab, aksi demo buruh kemarin tersebut diikuti oleh sejumlah aliansi buruh paling banyak dari aksi serupa sebelumnya

Selain itu, aksi buruh tersebut juga masih berlangsung hingga pukul 01.00 dini hari pada 11 Jumat 11 Agustus 2023. Para buruh masih melakukan aksinya dan berkumpul di sekitar Bundaran HI Jakarta

Baca Juga: Penerimaan CASN 2023 Segera Dibuka, Berikut Informasi Lengkapnya


Suara orator masih terdengar memberikan semangat kepada para buruh yang melakukan demonstrasi hingga larut malam.

Mereka bertahan sebab masih menunggu sampai dari pihak pemerintah menemui para demonstran

Ini menjadi rekor demo buruh terlama yang berlangsung selama kurang lebih 14 jam.

Adapun tuntutan yang mereka suarakan, yakni dengan tujuan menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang telah diresmikan pemerintah.

"Ini luar biasa demo terpanjang dan terbesar buruh malam ini. Malam ini Alhamdulillah persatuan buruh mulai terjalin karena memang kita enggak pernah memperkarakan hal-hal kecil karena fokus kita adalah menolak Undang-undang Cipta Kerja," ungkap salah seorang orator dari mobil komando, di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis 10 Agustus 2023 malam.

Baca Juga: Jangan Dianggap Remeh, Ternyata Ini Manfaat Mandi Pagi!

Sebagian massa buruh mulai membubarkan diri sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, ratusan buruh masih ada yang bertahan sampai pukul 01.00 dini hari.

Mereka mengapresiasi pihak kepolisian yang tidak membubarkan secara paksa buruh yang bertahan.

"Alhamdulillah kita yang tadi mau diusir paksa tidak jadi," ujar orator.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X