Tim Keamanan KTT G20, Siap Kerja mulai dari Pengawalan, Prakira Bencana hingga Larangan Main Layang-layang

photo author
Aliefien Sutopo, Jurnal Metropolitan
- Senin, 14 November 2022 | 10:50 WIB
Alutsista TNI AL di pengamanan KTT G20 (Twitter @Puspen_TNI)
Alutsista TNI AL di pengamanan KTT G20 (Twitter @Puspen_TNI)

TNI bekerja sama dengan Paspampres Negara Peserta KTT G20 Terkait kepala-kepala negara yang membawa pasukan pengamanan sendiri, TNI sudah berkomunikasi dengan pengawal kepala negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok.

Pada prinsipnya, TNI akan bekerja sama dengan masing-masing pasukan pengamanan kepala negara guna semakin memberi rasa aman.

Meski sudah dapat jaminan kemananan dari negara penyelenggara, tetapi negara lain punya SOP sendiri untuk kepala negaranya. Pihak TNI sudah mengakomodasinya.

TNI telah mempersiapkan pengamanan khusus secara protokoler bagi delegasi dari tiga negara peserta G20 seperti Amerika Serikat, China dan Rusia.

Untuk mengamankan jalannya acara Tim Pengendali Frekuensi Radio Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) bersama seluruh stakeholder terkait melakukan uji coba penggunaan perangkat yang menggunakan spektrum frekuensi radio di areal pelaksanaan.

Baca Juga: Ini, Akibat Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Dibayar Sekaligus

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh pengguna spektrum frekuensi radio sesuai izin yang diberikan.

Uji coba penggunaan frekuensi radio yang dilakukan oleh Direktorat Pengendalian SDPPI dan UPT Monitoring Frekuensi bersama stakeholder terkait.

Antara lain Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Sekretariat Militer Presiden, Sekretariat Presiden, Satkomlek TNI, Badan Intelijen Strategis (BAIS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Kepolisian Daerah Bali, Perum LPPNPI, PT. Pactoconvex
Niagatama.

Operator Telekomunikasi akan dilakukan di areal Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Kawasan Mangrove Tahura, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Media Center / BICC serta The Apurva Kempinski Hotel pada 8-10 November 2022.

Sementara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pun menjadi lead sector pengamanan ruang siber dalam KTT G20.

Baca Juga: Desta vs Raffi Ahmad di Tiba Tiba Tenis, Desta Kalah Terhormat

Nantinya TNI juga akan mengerahkan unsur-unsur yang membidangi dunia siber misalnya Satuan Siber TNI dan Badan Intelijen Strategis TNI.

BSSN melakukan sejumlah upaya pengamanan, tidak saja pada saat hari pelaksanaan KTT G20, tetapi juga sebelum, dan sesudah acara berlangsung.

BSSN sudah melakukan pengamanan siber dalam rangka KTT G20 ini sejak Juli 2022 lalu, BSSN telah mengidentifikasi berbagai potensi ancaman siber yang terjadi di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aliefien Sutopo

Sumber: antvklik.com, cendono mulian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X