JURNAL METROPOLITAN - Nusa Dua Bali menjadi area yang dalam dua hari ini sangat dijaga. Banyak kegiatan kepala negara dan kepala pemerintahan saat berlangsung Presidensi G20.
Secara khusus ada empat titik lokasi yang merupakan area para leader KTT G20. Keempat area itu terdiri dari Apurva Kempinski berlokasi di Raya Nusa Dua Selatan, Benoa, Kecamatan Kita Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Area Garuda Wisnu Kencana, Mangrove Conservation Forest’ Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan. Dan Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort di Lot N5 Komplek ITDC, Nusa Dua, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Baca Juga: Bangga! Sehun dan Elon Musk Pakai Batik, Motif Batik ada di Logo dan Souvenir KTT G20
Oleh karena itu beberapa hari sebelum pelaksanaan KTT G20 tersebut pegawai pemerintah, BUMN, dan swasta serta peserta didik di Kecamatan Kuta, Kuta Selatan, dan Denpasar Selatan diminta beraktivitas secara daring mulai 12 hingga 17 November 2022.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan diadakan di kawasan pariwisata terpadu Nusa Dua, Bali, pada 15 dan 16 November 2022.
Sebagai Presidensi G20 2022, Pemerintah Indonesia mengajak berbagai pihak dan lapisan masyarakat di Tanah Air untuk turut menyukseskan kegiatan tahunan tersebut agar berjalan lancar dan damai.
Demikian pula yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bali, selaku tuan rumah lokasi perhelatan KTT.
Baca Juga: Shah Rukh Khan Ditahan di Bandara dan Didenda Ratusan Juta. Apa Penyebabnya?
Otoritas dari provinsi di atas pulau seluas 5.780 kilometer persegi itu melakukan berbagai langkah untuk membantu pemerintah pusat dalam mewujudkan kegiatan KTT G20 yang akan dihadiri juga oleh sekitar 20.000 peserta dari lima benua.
Salah satunya adalah menerbitkan Surat Edaran Gubernur Bali nomor 35425/SEKRET/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Presidensi G20.
Surat edaran itu diterbitkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Selasa (25/10/2022). Terbitnya surat edaran itu, menurut Koster, mempertimbangkan penyelenggaraan rangkaian pertemuan-pertemuan menjelang dan saat KTT G20 merupakan momentum yang sangat penting dan bersejarah.
"Karena akan menentukan kemajuan peradaban dunia era baru dengan tatanan kehidupan baru, usai pandemi Covid-19. Oleh karena itu penyelenggaraan rangkaian pertemuan Presidensi G20 harus berlangsung dengan lancar, nyaman, aman, damai, dan sukses," ujarnya, seperti dikutip dari website Pemprov Bali.
Baca Juga: Momen Bahagia Rachel Amanda, Dilamar di Pinggir Sawah dan Berakhir di Pelaminan
Artikel Terkait
Gaungkan KTT G20 di Bali, Kemenhub Lakukan Touring dan Pameran Kendaraan Listrik
Tim Keamanan KTT G20, Siap Kerja mulai dari Pengawalan, Prakira Bencana hingga Larangan Main Layang-layang
Sidang Ferdy Sambo Libur? Ada Apa?
Wow KTT G20 Diliput 2.331 Media Dalam dan Luar Negeri, Ini Fasilitasnya
Bali Ambruk Saat Pandemi, Kini Perputaran Uang Triliunan Terjadi di KKT G20