ragam

Taman Begonia, Konservasi dan Daya Tarik Eduwisata Baru di Kebun Raya Bogor

Senin, 24 Maret 2025 | 22:52 WIB
Taman Begonia Kebun Raya Bogor (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

 

JURNALMETROPOLITAN.com –Kebun Raya Bogor menghadirkan konservasi dan daya tarik eduwisata baru yang diberi nama Taman begonia. Taman edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan bagi pecinta tumbuhan dan wisatawan yang ingin menikmati keindahan flora nusantara.

PT Mitra Natura Raya (MNR) sebagai mitra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengelola Kebun Raya Bogor dalam kemitraan pelayanan publik sejak 1 Januari 2020.

Komisaris Utama PT Mitra Natura Raya, Ery Erlangga mengatakan Taman Begonia ini membantu ranah konservasi dan penelitian Kebun Raya karena menjaga 31 spesies asli Indonesia hasil eksplorasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca Juga: Libur Lebaran Seru di Rivera Bogor, Yuk Simak Promonya Disini!

Ekosistem dan iklim mikronya dibuat menyerupai habitat aslinya dan seideal mungkin sehingga membantu proses penelitian Begonia hasil eksplorasi BRIN secara ex-situ.
Manager Hortikultura PT Mitra Natura Raya, Yudhistira menjelaskan Taman begonia adalah sebuah taman tematik yang mengusung konsep keanekaragaman Begonia dan ditata berdasarkan bioregion.

Setelah proses pembangunan yang dimulai sejak September 2024 dan rampung pada Januari 2025 ini diresmikan pada Jumat, 21 Maret 2025.

“Taman Begonia ini merupakan hasil kolaborasi antara BRIN dengan PT MNR yang bertujuan untuk konservasi, edukasi, serta pengembangan wisata berbasis lingkungan,” ujar Yudhistira.
Berlokasi di lahan seluas 170 meter persegi, Taman begonia dirancang untuk menampilkan kekayaan dan keindahan spesies Begonia yang berasal dari berbagai bioregion di Indonesia.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih: Terobosan untuk Ketahanan Ekonomi Nasional

Taman Begonia ini memiliki koleksi sebanyak 31 jenis spesies asli Indonesia, 27 jenis hibrida dengan 11 hibrida diantaranya merupakan hasil karya pemuliaan BRIN. Jumlah total tumbuhan di dalamnya ada 330 tumbuhan.

Taman ini tidak hanya menjadi ruang konservasi bagi flora endemik tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi masyarakat, akademisi, peneliti, dan pecinta tumbuhan.

“Taman Begonia merupakan wujud nyata dari upaya kami dalam melestarikan biodiversitas Indonesia, sekaligus menghadirkan ruang edukatif yang menarik bagi masyarakat. Kami berharap taman ini dapat menjadi tempat inspiratif bagi semua kalangan yang ingin lebih mengenal dan mencintai flora nusantara,” ujarnya.

Baca Juga: Willie Salim Balik Sindir Bobon Santoso Pakai Hadis, Tantang Tanya Saksi di Sana

Sebagai bagian dari konsep eduwisata, Taman Begonia akan menawarkan berbagai program interaktif lainnya seperti tur edukasi dan program kelas edukasi Begonia.

Dengan pendekatan ini, pengunjung dapat belajar langsung mengenai morfologi Begonia, teknik perawatan, serta potensi pengembangan Begonia sebagai tanaman hias unggulan Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini