ragam

Berawal dari Cacat Produksi, Boneka 'Kuda Menangis' Justru Mendadak Laris Manis Jelang Momen Imlek 2026, Gara-gara Apa?

Senin, 9 Februari 2026 | 11:57 WIB
Ilustrasi suasana imlek 2026. (Kredit: Pexels/Min An)

Setelah foto boneka kuda berwajah cemberut itu beredar di media sosial, permintaannya melonjak tajam hingga stok ludes.

Zhang pun menyadari, ekspresi murung si kuda ternyata punya makna tersendiri bagi banyak orang, terutama para pekerja muda.

“Banyak pelanggan menyukainya karena mereka merasa itu mewakili semangat pekerja kantoran masa kini,” ungkap Zhang.

Pemilik toko di China itu menambahkan, boneka tersebut juga dinilai mewakili perasaan bagi para pekerja saat ini.

“Kuda yang menangis ini benar-benar mencerminkan realitas pekerja modern,” jelas Zhang.

Bahan Candaan di Medsos

Dalam laporannya, SCMP menuturkan boneka dengan ekspresi sedih tersebut bahkan menjadi bahan candaan di medsos.

Baca Juga: Soal Chromebook via E-Katalog, Nadiem Makarim Singgung Pengakuan Saksi yang Sebut Tak Ada Intervensi Menteri

"Kuda yang menangis adalah wajahmu saat bekerja, sementara kuda yang tersenyum adalah wajahmu setelah pulang kerja," begitu kira-kira lelucon yang beredar di kalangan masyarakat China.

Di sisi lain, pesanan melonjak tajam dan permintaan yang terus meningkat membuat pabrik Zhang menaikkan kapasitas produksi, termasuk untuk pesanan dari luar negeri.

Berdasarkan penelusuran, boneka setinggi sekitar 20 sentimeter ini dijual seharga 25 yuan atau sekitar Rp70.000.

Warnanya merah, menggambarkan simbol keberuntungan, dilengkapi kerah dan lonceng emas, serta bordiran bertuliskan 'uang datang dengan cepat' pada bagian tubuhnya.(*)

Halaman:

Tags

Terkini