Indonesia Berhasil Teken Kontrak Dagang dengan 14 Negara dengan Nilai USD 1,19 Miliar

photo author
Aliefien Sutopo, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Biro Humas Kemendag)
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (Biro Humas Kemendag)

JURNAL METROPOLITAN - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyaksikan penandatanganan 100 kontrak komitmen dagang.

Kontrak komitmen dagang tersebut terdiri terdiri atas 99 nota kesepahaman (MoU) dan satu letter of intent (LoI). Nilai kontrak tersebut mencapai USD 1,19 miliar.

Nilai kontrak komimen dagang tertinggi adalah antara pelaku usaha Indonesia dengan pembeli Jepang dengan nilai kontrak sebesar USD 411,25 juta.

Baca Juga: DFSK Sasar Pasar Ambulans Berbahan Listrik Pertama di Indonesia, Sekali Cas Bisa Tempuh 300 Km

Disusul Malaysia diurutan kedua dengan nilai kontrak USD 175,89 juta. Sementara urutan tertinggi berikutnya adalah dengan Mesir dengan nilai kontrak USD 150,00 juta.

Selanjutnya nilai kontrak dengan Belanda sebesar USD 120,11 juta. Arab Saudi USD 112,99 juta. Italia USD 82,95 juta. Sementara dengan Inggris ada nilai kontrak sebesar USD 62,00 juta. Amerika Serikat USD 42,00 juta.

Sedangkan nilai kontrak di bawah USD 50 juta ada negara Australia dengan nilai kontrak USD 11,65 juta, Brasil USD 10,00 juta, Spanyol USD 8,10 juta, Jerman USD 3,00 juta, Bangladesh USD 2,00 juta, dan Filipina USD 43,00 ribu.

Komoditas yang termasuk dalam kontrak komitmen dagang meliputi makanan dan minuman, produk perikanan, produk kertas, cangkang kelapa sawit, makanan olahan.

Baca Juga: Karena Takut, Ricky Rizal Tidak Cerita ke Brigadir J Akan Ditembak

Juga obat-obatan, sayuran, briket, gula aren, kopi, furnitur, produk kecantikan, rempah-rempah, produk kayu, dan ban kendaraan bermotor. Selain itu, terdapat pula kontrak investasi untuk proyek pasokan daya dari darat untuk memenuhi kebutuhan listrik kapal sandar (shore to ship power supply).

Penandatanganan Kontrak Komitmen Dagang tersebut berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, Rabu (19/10/2022).

Hadir dalam penandatangan tersebut Sekretaris Jenderal, Suhanto dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aliefien Sutopo

Sumber: Beragam Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X