JURNALMETROPOLITAN.com - Paus Fransiskus, yang wafat dalam usia 88 tahun pada Senin Paskah 21 April 2025, tidak hanya dikenal karena khotbah dan reformasinya, tetapi juga karena sikapnya terhadap materi.
Meskipun menjabat sebagai Kepala Negara Vatikan, ia tidak pernah mengambil keuntungan pribadi dari posisinya, bahkan ketika ia memiliki hak untuk menerima penghasilan rutin.
Berdasarkan laporan dari berbagai media internasional, Paus Fransiskus sebenarnya berhak menerima gaji tahunan dari Vatikan yang nominalnya mencapai Rp7,3 miliar.
Bahkan, menurut laman Marca, ia seharusnya menerima gaji bulanan sekitar Rp536 juta.
Baca Juga: Guru Sekolah Bongkar Identitas Asli Aura Cinta ke Dedi Mulyadi: Dulu Daftar Jalur Keluarga Tak Mampu
Namun, fakta yang menarik: Paus Fransiskus menolak mengambil upah tersebut dan lebih memilih menyumbangkannya ke dana perwalian atau digunakan untuk kepentingan umat.
Walaupun menolak gaji, kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, dan perjalanan tetap ditanggung penuh oleh Vatikan.
Seperti dikutip dari Real Estate AU pada 24 April 2025, sistem pendanaan untuk Paus Fransiskus difokuskan untuk menunjang aktivitas dan kehidupan sehari-harinya secara layak, tanpa berlebihan.
Penolakan Paus Fransiskus terhadap hak gaji menunjukkan konsistensinya terhadap nilai-nilai Jesuit yang dianutnya.
Baca Juga: Kepsek Bongkar Tabiat Aura Cinta Semasa SMA: Suka Izin Syuting, Murid Populer di Sekolah
Ia percaya bahwa tugas seorang pemimpin spiritual bukan untuk mengakumulasi kekayaan, tetapi melayani umat dengan ketulusan.
Hal ini juga sejalan dengan pilihannya untuk menetap di Casa Santa Marta dan menolak tinggal di apartemen mewah Istana Apostolik.
Mengenai jumlah kekayaan bersih pribadi Paus Fransiskus, masih terdapat perbedaan data.
Artikel Terkait
Prabowo Bertemu Presiden Mesir, Ingin Tingkatkan Kerjasama Perdagangan hingga Pendidikan
Pencak Silat Banyak Peminat di Mesir, Prabowo Harap El-Sisi Jadikan Cabor Resmi
3 Kecelakaan Pesawat Ini Hebohkan Jagat Medsos? Jangan Lupakan Tragedi di Indonesia: dari Insiden Tergelincir hingga Penurunan Drastis!