Apakah Berdampak Tsunami ke Indonesia?
Menurut hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami yang berdampak ke wilayah Indonesia.
Kepastian itu diperoleh setelah BMKG melakukan pemodelan tsunami terhadap peristiwa tersebut, pada hari yang sama.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, parameter terbaru menunjukkan gempa terjadi pada kedalaman 22 kilometer.
Episenter gempa berada di darat pada koordinat 32,59 derajat Lintang Utara dan 130,68 derajat Bujur Timur, atau sekitar 6 kilometer barat daya Uki, Kumamoto, Jepang.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," ujar Wijayanto dalam keterangan tertulis, pada Selasa, 28 Juli 2026.
Wijayanto menilai, gempa tersebut tergolong sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.
Analisis mekanisme sumber menunjukkan, pergerakan patahan bertipe geser (strike slip).
Hingga Selasa, 28 Juli 2026, pukul 19.30 WIB, BMKG masih mencatat satu gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo 6,3 di Kumamoto, Jepang.(*)
Artikel Terkait
“Gempa Bumi” Guncang Kota Bogor dalam Peringatan HKB Nasional
BMKG Sebut Gempa Magnitudo 7,6 Dirasakan Sangat Kuat di Kota Ternate, Guncangan Terasa sampai ke Manado
Viral Video Kepanikan Tamu Hotel saat Gempa M 7,6 Guncang Manado, Warganet Justru Soroti Pintu Tangga Darurat yang Susah Dibuka