JURNAL METROPOLITAN - Space Center Dubai, Selasa sore 7 Maret 2023 waktu terhubung dengan astronot asal Uni Emirat Arab Sultan Al Neyadi yang berada stasiun luar angkasa (ISS).
Seperti dikutip thenastionalnews.com, Al Neyadi bersama kru NASA lainnya telah sampai di stasiun luar angkasa tersebut pada awal Maret 2023 dan akan berada di sana selama 6 bulan untuk misi luar angkasa.
Percakapan Sultan Al Neyadi dengan Sheikh Mohammed bin Rashid, Wakil Presiden dan Penguasa Dubai menjadi percakapan yang membanggakan bagi seluruh warga Uni Emirat Arab yang menyaksikan siaran yang ditayangkan secara streaming tersebut.
Baca Juga: Wisata ke Keraton Yogyakarta, Jangan Sampai Salah Masuk Gedung
Kesempatan itu dimanfaatkan Sheikh Mohammed untuk bertanya kepada astronot mengenai eksperimen yang akan dia dan timnya lakukan di ISS.
Sultan Al Neyadi pun menjelaskan dirinya memiliki jadwal yang sangat padat. Dalam tiga hari kru akan meninggalkan ISS dan akan menangani semua tugas dan selama enam bulan mendatang akan melakukan eksperimen ilmiah.
“Kami memiliki sejumlah besar eksperimen ilmiah yang akan diikuti UEA, selain lembaga internasional. Salah satu percobaan ilmiah serta gayaberat mikro. Suatu hari orang akan pergi ke Bulan dan Mars. Kita harus memahami efek gayaberat mikro pada tubuh kita," tutur Al Neyadi.
Salah satu eksperimen yang juga dilakukan Al Neyadi dan kru lainnya setiap hari yaitu memantau dampak dan efek ruang pada tubuh. Sehingga dapat menghindarinya di masa mendatang.”
Baca Juga: Messi dan Kebutuhan Jet Pribadi untuk Perannya di Luar Lapangan Sepak Bola
Ketika ditanya apakah terbiasa dengan ISS, Al Neyadi menjawab bahwa dia semakin menyesuaikan diri setiap hari, tetapi maskot Suhail itu lebih baik dalam menghadapi gayaberat mikro.
Di Space Center Dubai, turut hadai Maj Al Mansouri, astronot pertama UEA dan juga dilontarkan pertanyaan oleh Sheikh Mohammed tentang bagaimana rasanya kembali ke Bumi setelah berada di luar angkasa.
“Ya, Yang Mulia, itu adalah salah satu hal yang sulit. Anda membutuhkan waktu hingga dua minggu untuk membiasakan diri berjalan kembali,” kata Maj Al Mansouri.
Maj Al Mansouri juga menegaskan bahwa mereka dapat memantau posisi Dr Al Neyadi dan melihat saat dia melewati UEA.
Baca Juga: Menhub Budi Karya Sumadi: 123,8 Juta Orang Bakal Mudik Lebaran
Artikel Terkait
Buzz Aldrin, Astronot Gaek Menikahi Rekannya di Usia 93 Tahun, ini Faktanya
Qatar Gelar Lelang Kuda untuk Lestarikan Ras Kuda Arab Unggulan
Semarakkkan Festival Kuda Arab, Katara Gelar Edukasi Tanaman
Semakin Mentereng, Sisi Lain Terminal Haji King Abdulaziz Arab Saudi
Orang Arab Saudi Mulai Konsumsi Makanan Sehat untuk Hindari Obesitas