“Kami memiliki semua kamera ini di luar ISS, rekan kami semua di sini memantau Dr Sultan,” kata Maj Al Mansouri.
Maj AL Mansouri juga mengatakan pihaknya memiliki seluruh kru yang misi utamanya adalah mengikuti Dr Sultan dan memantau misinya.
Setelah acara tersebut, Sheikh Mohammed mentweet untuk mengatakan Dr Al Neyadi adalah bagian dari masa depan cerah UEA.
“Dalam percakapan saya hari ini dengan Sultan Al Neyadi, astronot Arab pertama dalam misi selama 6 bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional, Sultan membuka pintu baru bagi generasi muda kita, mengangkat langit-langit aspirasi generasi kita, dan mewakili bagian yang cemerlang. dari masa depan kita."
Baca Juga: Permudah Masyarakat, Korlantas Polri Luncurkan Ebook Ujian Teori SIM
Dr Al Neyadi (41) telah berada di ISS selama empat hari dan akan menghabiskan enam bulan di orbit Bumi.
Selama berada di sana, ia akan mengambil bagian dalam lebih dari 200 percobaan yang ditugaskan oleh NASA dan 19 lainnya yang melibatkan universitas UEA.
Streaming langsung dan video pra-rekam akan disiarkan setiap minggu ke ratusan sekolah di negara ini, di mana Dr Al Neyadi akan berbagi seperti apa kehidupan di luar angkasa.
Pembicaraan tersebut merupakan bagian dari proyek pendidikan baru oleh Mohammed bin Rashid Space Center dan Emirates Literature Foundation.
Baca Juga: Durian Memang Top, Banyak Olahannya yang Jadi Makanan Favorit
Dr Neyadi adalah orang Emirat kedua yang melakukan perjalanan ke luar angkasa setelah delapan hari tinggal di ISS selama delapan hari di ISS pada tahun 2019.
Neyadi juga orang Arab pertama yang melakukan misi jangka panjang. Dia juga mungkin melakukan spacewalk pertama oleh seorang astronot Arab.***
Artikel Terkait
Buzz Aldrin, Astronot Gaek Menikahi Rekannya di Usia 93 Tahun, ini Faktanya
Qatar Gelar Lelang Kuda untuk Lestarikan Ras Kuda Arab Unggulan
Semarakkkan Festival Kuda Arab, Katara Gelar Edukasi Tanaman
Semakin Mentereng, Sisi Lain Terminal Haji King Abdulaziz Arab Saudi
Orang Arab Saudi Mulai Konsumsi Makanan Sehat untuk Hindari Obesitas