internasional

Dahsyatnya Guncangan Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang: Jembatan Layang hingga Mall Dilaporkan Rusak Berat

Jumat, 31 Juli 2026 | 20:52 WIB
Gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,1 melanda Prefektur Kumamoto, Jepang, pada Selasa sore, mengakibatkan kerusakan parah dan melukai lebih dari 50 orang.

Apakah Berdampak Tsunami ke Indonesia?

Menurut hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami yang berdampak ke wilayah Indonesia.

Kepastian itu diperoleh setelah BMKG melakukan pemodelan tsunami terhadap peristiwa tersebut, pada hari yang sama.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, parameter terbaru menunjukkan gempa terjadi pada kedalaman 22 kilometer.

Episenter gempa berada di darat pada koordinat 32,59 derajat Lintang Utara dan 130,68 derajat Bujur Timur, atau sekitar 6 kilometer barat daya Uki, Kumamoto, Jepang.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," ujar Wijayanto dalam keterangan tertulis, pada Selasa, 28 Juli 2026.

Wijayanto menilai, gempa tersebut tergolong sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.

Analisis mekanisme sumber menunjukkan, pergerakan patahan bertipe geser (strike slip).

Hingga Selasa, 28 Juli 2026, pukul 19.30 WIB, BMKG masih mencatat satu gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo 6,3 di Kumamoto, Jepang.(*) 

Halaman:

Tags

Terkini