Direktur RSUD dicecar Pertanyaan Anggota Dewan, e-BLUD siap mendorong RSUD Maju

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 15 April 2025 | 13:11 WIB
Direktur RSUD dicecar Pertanyaan Anggota Dewan, e-BLUD siap mendorong RSUD Maju (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
Direktur RSUD dicecar Pertanyaan Anggota Dewan, e-BLUD siap mendorong RSUD Maju (Dims / Jurnalmetropolitan.com)

Baca Juga: Baso Seseupan Bogor, Jadi Kuliner Legendaris Paling Diburu Kala Hari Raya!

dr. Ilham menjelaskan bahwa jumlah kunjungan di RSUD terus meningkat, dahulu kunjungan poliklinik hanya 800 pasien perhari. Namun kini mencapai 1300 kunjungan per hari.

Sementara IGD lebih dari 200 kunjungan. Tantangan ini, ditambah dengan subsidi yang harus diberikan untuk pasien kanker dan jantung sebesar Rp.800 juta, membebani keuangan RSUD.


Dalam mengantisipasi masalah mutu layanan, dr. Ilham juga menyoroti pentingnya menjaga standar medis. Ia mengingatkan tentang kasus di Medan. Dimana anastesi dalam tindakan operasi menggunakan obat bius tidak sesuai standar.

Pada kasus di daerah tersebut, obat bius yang diperuntukan untuk menghilangkan rasa nyeri pada pasien dikurangi dosisnya alias satu obat bius dibagi kepada 2 pasien.

Baca Juga: Jenal Mutaqin Cek Korban Tertimpa Pohon, Pastikan Dapat Perawatan

Sehingga pasien tersebut masih merasakan sakit.

“Semakin kompleksnya permasalahan layanan kesehatan, menjadikan adanya potensi penurunan mutu layanan. Dan potensi ini telah disampaikan kepada Walikota terpilih”.

Para anggota dewan kemudian menanyakan tentang Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).

dr. Ilham menjelaskan bahwa anggaran SILPA merupakan hak milik BLUD dan pengelolaannya sepenuhnya dikembalikan untuk peningkatan pelayanan.

Baca Juga: Gelar Open House Idulfitri, Jenal Mutaqin: Ini Anugerah

“Mengenai gaji Direktur RSUD Kota Bogor, berapa jumlahnya?” tanya anggota dewan.

dr. Ilham menjelaskan bahwa sebagai pegawai negeri sipil (PNS), gaji direktur berkisar Rp.6 juta per bulan. Adapun tambahan dari Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). Namun TPP sudah tidak terima, karena dihapuskan.

Sementara tambahan lain didapat dari BLUD sebesar 5 persen dari total pendapatan RSUD Kota Bogor. Pendapatan itu kemudian dibagi ke jajaran struktural. Jadi pendapatan Direktur fluktuatif.

Namun jadi Direktur itu harus rela berkorban. Karena jabatan ini non profit oriented.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X