"Tak jarang telpon berbunyi masyarakat meminta bantuan. Kita tolong, kalau memang benar harus ditolong," pungkasnya.
Dia juga menjelaskan mengenai sistem pembentukan Dewan Pengawas (Dewas), yang diatur oleh Permendagri 79 tahun 2018 dan meliputi pejabat-pejabat dari SKPD terkait serta tenaga ahli.
Anggota dewan penasaran mengenai bagaimana RSUD dapat bersaing dengan rumah sakit swasta.
“Kami terus meningkatkan kualitas layanan dan melatih tenaga kesehatan untuk bersaing dengan 25 RS swasta di Kota Bogor,” jawab dr. Ilham.
Baca Juga: Kesan Bahagia Para Ojol Kali Pertama Lebaran bareng Prabowo
Dalam diskusi tersebut, dr. Ilham juga mengungkapkan komitmen RSUD untuk terus menambah jenis layanan kesehatan, termasuk radioterapi dan layanan Kesehatan lainnya, serta memperluas lahan RSUD agar bisa menyediakan lebih banyak layanan.
Kunjungan ini menunjukkan perhatian serius dari DPRD Kota Sukabumi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerahnya, serta menggambarkan komitmen RSUD Kota Bogor untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Banyak ilmu yang kami dapat dari kunjungan kerja ini. Tentunya, hasil kunjungan kerja ini akan menjadi masukan bagi kami untuk perkembangan RSUD Bunut kedepan,” tutup anggota DPRD Komisi IV DPRD Kota Sukabumi , H. Deden Solehudin.(*)
Artikel Terkait
RSUD Kota Bogor Jadi Pusat Pelatihan Dokter Militer untuk Medis dan Keamanan Nasional
Mudik Idulfitri 20225, Pemkot Bogor Sediakan Posko Kesehatan Gratis
Jaro Ade Pastikan Setiap Pospam Ada Layanan Kesehatan Gratis Bagi Pemudik