Babak Baru Skandal Mutasi Kepsek Prabumulih, dari Klarifikasi Wali Kota Arlan hingga KPK yang Bakal Bongkar Jejak Harta sang Pejabat

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Selasa, 30 September 2025 | 11:25 WIB
Wali Kota Prabumulih, Arlan beserta jajaran saat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai polemik pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih (Instagram/ @cak.arlan_official)
Wali Kota Prabumulih, Arlan beserta jajaran saat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai polemik pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih (Instagram/ @cak.arlan_official)

Berdasarkan penelusuran, isu ini berawal dari isu mutasi atau pemindahan Roni Ardiansyah dari Kepsek SMP 1 Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Senin, 15 September 2025.

Sosok kepala sekolah di Prabumulih itu disebut tiba-tiba diberhentikan dan akan dipindahkan ke tempat lain, sehingga memicu keheranan masyarakat Prabumulih.

Terlebih, kabar yang berkembang, pencopotan tersebut berkaitan dengan teguran Roni terhadap anak dari Wali Kota Arlan yang membawa mobil ke area sekolah.

Isu tersebut lantas cepat menyebar di media sosial sehingga memantik kemarahan publik.

Hotman Paris Ikut Bersuara

Terkait kasus tersebut, pengacara kondang Hotman Paris ikut bersuara. Melalui akun Instagramnya @hotmanparis_official pada Selasa, 16 September 2025, ia meminta pemerintah pusat turun tangan.

“Mendagri dan Gubernur harus bertindak! pulihkan jabatan kepala sekolah ini,” demikian pernyataan Hotman.

Baca Juga: Lintasan Perombakan Kabinet Prabowo yang Penuh Kejutan: Ganti Mendikti Saintek hingga Isi Kursi Menpora

Setelah ramainya tanggapan dari Hotman di media sosial, Arlan pun kemudian memberikan klarifikasi pada hari yang sama.

Wali Kota Arlan Tepis Tudingan

Dalam sebuah video klarifikasinya, Arlan membantah telah mencopot jabatan Roni sebagai Kepsek SMP 1 Prabumulih.

“Itu berita hoax, saya belum memindahkan, baru menegur pak Roni karena di sekolahan itu ada masalah kasus yang membuat anak tidak betah di situ,” demikian pernyataan Arlan.

Arlan juga sempat menepis isu ihwal anaknya yang disebut telah membawa mobil ke sekolah.

“Lalu terkait masalah anak saya itu adalah berita hoax, anak saya tidak membawa mobil ke sekolahan dan anak saya diantar," tegasnya.

"Dan kalau ini menjadi suatu kesalahan, saya selaku wali kota Prabumulih mengucapkan permohonan maaf kepada pak Roni dan seluruh masyarakat,” imbuh Arlan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X