JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti dugaan aksi kekerasan yang melibatkan sesama Warga Negara Asing (WNA) hingga berujung maut di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
Dalam kasus ini, seorang WN Brunei Darussalam mengalami penganiayaan hingga berakhir tewas di tangan WN Brunei lainnya.
Hal yang menyita perhatian publik, yakni adanya rekaman kamera pengawas CCTV yang memperlihatkan detik-detik dugaan penganiayaan tersebut hingga akhirnya viral di media sosial.
Video tersebut mulanya dibagikan oleh akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, @poldametrojaya, pada Rabu, 27 Mei 2026, terlihat tampang terduga pelaku berinisial MIA (33), yang juga dikenal sebagai selebgram bernama Woodyrman.
"Ditreskrimum berhasil mengamankan terduga selebgram yang terlibat kasus penganiayaan berat di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," tulis postingan tersebut.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden keributan yang melibatkan seorang selebgram di kawasan Blok M tersebut? Berikut ulasannya.
Cekcok Berujung Keributan
Berdasarkan keterangan polisi, seorang korban berinisial MHF (30), dianiaya terduga pelaku pada Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.
Mulanya, korban berada di sekitar lokasi bersama saksi, lalu datang beberapa orang lain dan sempat duduk serta berbincang bersama korban.
Dalam video yang beredar, tampak korban dan pelaku saling adu mulut. Beberapa orang tampak melerai keributan yang terjadi.
Artikel Terkait
Kasus Meninggalnya Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Ayah Kandung NS Sebut Istrinya Pernah Melakukan Tindakan Penganiayaan Setahun Lalu
Curahan Hati Arie Kriting Lihat Polemik 'Cukup Aku WNI, Anak Jangan' hingga Dugaan Penganiayaan Siswa SMP di Maluku
Diduga jadi Korban Penganiayaan Senior hingga Tewas, Ini Pesan Terakhir Bripda DP kepada sang Ibu saat Sahur