Viral Dugaan Perundungan di SMAN 2 Bantul, Korban Sebut Kesehatan Mental Terganggu karena Fitnah Oknum Guru

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 29 Juni 2026 | 11:32 WIB
Viral dugaan perundungan yang terjadi di SMAN 2 Bantul
Viral dugaan perundungan yang terjadi di SMAN 2 Bantul

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Dugaan adanya perundungan (bullying) di SMAN 2 Bantul tenga viral di media sosial.

Kasus dugaan perundungan tersebut mulai mencuat usai sebuah akun di media sosial Threads, @gh05tx0 mengaku telah menjadi korban fitnah yang dilakukan oleh oknum gurunya sendiri.

Utas tersebut pertama kali diunggah pada Selasa, 16 Juni 2026 dan telah mendapat likes lebih dari 7.000 kali, serta dibagikan lebih dari 2.700 kali.

Unggah Hasil Catatan Medis Kesehatan Mental

Dalam utas tersebut, pemilik akun mengunggah foto hasil keterangan medis yang menampilkan tanggal periksa dan diagnosis saja, sementara nama pasien dan dokter ditutup.

“Saya lulusan SMAN 2 Bantul dan kalian tau apa yang saya dapatkan setelah lulus? Ya, betul, sesuai foto rekam medis saya. Saya divonis terkena mental illness setelah lulus,” tulisnya pada keterangan unggahan itu.

Baca Juga: Lalu Lintas Semrawut hingga ‘Mengungsi’ ke Mall Demi Listrik, Warganet Tuntut Penjelasan Pemadaman Tanpa Pemberitahuan dari PLN Jogja

Ia lantas menuliskan bahwa dirinya kini mengalami bipolar, major depressive disorder (MDD), dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) karena dugaan perundungan yang diterimanya.

“Kenapa bisa terjadi? Pada tahun kedua saya bersekolah di sana, saya difitnah sama guru sendiri. Saya difitnah melakukan kejahatan oleh wali kelas dan BK saya sendiri, padahal sata yang membongkar kejahatan itu,” ungkapnya.

“Lucunya, saya malah dijadikan kambing hitam oleh guru-guru itu. Padahal saya pahlawannya,” lanjutnya.

Merasa Dijauhi oleh Teman Sekolah

Pemilik utas kemudian menceritakan bahwa dirinya pun telah difitnah di dalam group wali murid.

“Hasilnya saya dijauhi teman saya karena orang tua mereka mengira saya anak yang tidak baik-baik, padahal saya tidak pernah sekali pun merokok, minum, dan sebagainya,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X