Pengakuan Ayah Pelaku Penyekapan di Bandung, Taufik Hidayat Jadi Anak Kesayangan Karena Dianggap Paling Ganteng

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 29 Juni 2026 | 23:40 WIB
Menyoroti kondisi terbaru YTR (kiri), korban penyekapan dan penganiayaan berat tersangka Taufik Hidayat (kanan).  (YouTube/dennysumargo - Instagram/humaspoldajabar)
Menyoroti kondisi terbaru YTR (kiri), korban penyekapan dan penganiayaan berat tersangka Taufik Hidayat (kanan). (YouTube/dennysumargo - Instagram/humaspoldajabar)

 

JURNALMETROPOLITAN.comTersangka penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat mengaku pernah menjadi korban pemukulan sang anak.

Hal tersebut diungkap oleh ayah Taufik yang bernama Tata saat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tata mengatakan bahwa Taufik, anaknya yang ketiga dari 4 bersaudara itu pernah memukulnya karena persoalan sepele.

Dipukul Pakai Kayu karena Tak Punya Lauk

Dalam penuturannya, Taufik pernah memukulnya saat ia sedang bekerja di sawah.

Bukan dengan tangan kosong, Taufik memukul sang ayah menggunakan kayu.

Baca Juga: Peraih Medali Porprov Tersingkir dari SPMB Jalur Prestasi, DPRD Kota Probolinggo Singgung Evaluasi Sistem Administrasi

“Pernah (dipukul), saya pernah dipukul pakai kayu,” ucap Tata sambil menunjuk bagian belakang kepalanya, dikutip dari YouTube Dedi Mulyadi pada Kamis, 25 Juni 2026.

“Waktu itu saya lagi macul di sawah, dia lagi nganggur di rumah, terus mau makan enggak ada ikannya,” jelas Tata lagi.

Beruntung, saat itu ada dua rekannya di sawah yang langsung memisahkan dan menolongnya dari pukulan Taufik lagi.

“Dia (Taufik) datang ke sawah langsung mukul. Untung ada teman macul dua orang, mau mukul lagi dihalangin,” tambahnya.

Setelah peristiwa itu, Tata mengungkapkan bahwa anaknya itu pergi meninggalkan rumah selama kurang lebih satu minggu.

Akui Taufik Hidayat jadi Anak Kesayangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X