“Kami akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai prinsip-prinsip hak asasi manusia,” jelasnya.
Kementerian HAM Bali akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, yakni melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan lainnya.
Pemantauan yang dilakukan, kata Dalem di antaranya adalah dengan memberikan perhatian khusus pada kondisi psikologis karena potensi trauma yang ditimbulkan.
Dalem lantas mengingatkan kepada masyarakat agar tak ada lagi aksi main hakim sendiri karena setiap persoalan bisa diselesaikan dengan jalur hukum.
Viral Pengeroyokan kepada Terduga Maling Ayam hingga Tewas
Video yang viral di media sosial berawal dari momen tangisan pilu sang anak saat jenazah ayahnya tiba di rumah duka.
Kemudian diketahui bahwa ayah yang tewas itu adalah pria berinisial KD yang terciduk hendak mencuri ayam aduan pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026 sekitar pukul 01.30 Wita.
Baca Juga: Direktur Bandung TV Alit Suwirya Jadi Ketum ATVLI 2026-2030, Bakal Perkuat Solidaritas Organisasi
Warga yang geram kemudian melakukan pengeroyokan dan membakar motor KD.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga adalah buntut keresahan warga dalam beberapa waktu terakhir karena hilangnya hewan ternak, khususnya ayam aduan di wilayah tersebut.
Polisi kini tengah mengusut kasus tersebut dengan dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni pencurian ayam dan pengeroyokan yang menyebabkan kematian seseorang.(*)
Artikel Terkait
Empat Anggota Perguruan Silat Ditangkap Polisi Buntut Pengeroyokan di Bandung
Kronologi Pengeroyokan Tuan Rumah Pernikahan di Purwakarta, Bermula dari Gerombolan Preman yang Minta Uang 'Jatah'
Viral Momen Kapolres Lampung Tengah Disoraki saat Sebut Aksi Pengeroyokan oleh 3 Warga Padang Ratu: Itu Maling Pak!