1.700 Ompreng Raib, CCTV Hilang
Akibat aksi pencurian itu, pengelola SPPG diklaim telah kehilangan 1.700 ompreng, dua unit kompor, satu blender, satu printer, satu genset, satu power box.
Secara rinci, Bambang juga menyebutkan hilangnya perangkat perekam CCTV, serta kunci gerbang dan kunci ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur memperoleh informasi mengenai adanya pihak yang menawarkan ompreng hasil curian.
"Tim mendapatkan informasi bahwa ompreng tersebut ada yang menawarkan oleh orang berinisial DH alias Bucek," terang Bambang.
Sempat Bungkam, namun Akhirnya Mengaku
Dalam pengembangan penyelidikan kasus ini, TRS disebut sempat bungkam saat diperiksa polisi.
Meski sempat bungkam, tersangka akhirnya mengakui mencuri barang-barang di dapur SPPG bersama tiga rekannya, yakni GZ alias Elub, DK alias Ole, dan H.
"Awalnya TRS bungkam, tapi akhirnya dia mengaku mengambil barang-barang di SPPG tersebut dengan dibantu oleh teman-temannya," beber Bambang.
Hingga saat ini, TRS bersama 2 rekannya telah ditahan di Polsek Ciputat Timur.
Ada pun 1 orang terduga pelaku lainnya yang berinisial H masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Sampai berita ini terbit, belum diketahui secara pasti terkait alur penjualan barang hasil curian dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.(*)
Artikel Terkait
Viral Warga Pringsewu Lampung Spill Balasan Chat Admin SPPG Tambahrejo, Menertawakan Kritik soal Menu Ayam MBG Masih Berbulu
Kronologi Skandal Chat Ortu Siswa Penerima MBG yang Ditertawakan Admin SPPG di Lampung hingga Akhirnya Berujung Damai
Viral ‘Daging Karet’ MBG Sumber Jaya Lampung Barat, Warganet Soroti Proses Memasak Daging Sapi di Dapur SPPG