Berdasarkan laporan di lapangan, aksi teror air keras di Perumahan Bumi Sani Permai rupanya bukan kali pertama terjadi.
Warga: Sudah 3 Kali Terjadi
Secara terpisah, Jefi Samhadi selaku warga setempat mengungkapkan kasus serupa sebelum terjadinya insiden yang dialami korban.
Jefi menyebut, setidaknya teror air keras tersebut terjadi sebanyak 3 kali di lokasi perumahannya.
"Ini sudah yang kedua bahkan ketiga kali," kata Jefi kepada awak media di lokasi kejadian, Tambun Selatan, pada Senin, 30 Maret 2026.
Jefi bercerita, sebelumnya terdapat kasus serupa yang sempat menyasar kendaraan warga.
"Sebelumnya mobil Fortuner juga disiram di lokasi yang tidak jauh dari sini," ungkapnya.
"Kali ini korbannya manusia, makanya kami langsung laporkan ke polisi," tegas Jefi.
Teror yang Bikin Warga Resah
Dalam kesempatan yang sama, Jefi berharap pelaku segera ditangkap polisi.
Terlebih, warga menilai kejadian yang dialami korban tersebut telah menimbulkan ketakutan, terutama saat warga beraktivitas pada malam hingga dini hari.
"Kami resah, takut ada korban berikutnya. Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap," imbuh Jefi.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atas insiden teror air keras yang dialami seorang lansia di Tambun Selatan, Bekasi.