Kunjungan yang tanpa konfirmasi tersebut, menurut pengunggah video adalah bentuk pelanggaran privasi.
Baca Juga: Viral Aksi Spontan Satpam BRI yang Sigap Padamkan Kebakaran Minibus di Ajibarang Banyumas
Selain itu, ia juga mempertanyakan dari mana pihak PT Baraya mendapatkan data informasi berupa alamat rumah.
“PT Baraya tidak pernah menghubungi saya via platform apapun atau memberitahu akan menemui saya. Dalam semua postingan kami, kami sudah apresiasi niat baik Anda untuk pembenahan bersama RSUD, cukup lakukan pembenahan,” ujarnya.
“Dari mana PT Baraya mendapatkan alamat saya, sedangkan aduan disertai KTP saya layangkan pertama kali kepada @rsudcibinong_bogor, saya konfirmasi kepada mereka via DM IG tidak ada memberikan informasi. Dari mana PT Baraya mendapatkan informasi pribadi?” lanjutnya.
Siap Bertemu untuk Berdiskusi
Lebih lanjut, pengunggah video juga membuka kesempatan jika diperlukan pertemuan untuk berdiskusi bersama.
“Saya mengunggah video itu tidak ada maksud bagaimana, mengungkapkan kebenaran dan itu viral,” ucapnya.
“Jika memang Anda ingin berdiskusi, silakan hubungi saya dan saya minta klarifikasi dari PT Baraya. Ini sudah kelewat batas, jika ingin klarifikasi dan diskusi, silakan,” tukasnya.
Hingga berita ini diturunkan, PT Baraya Hiraya belum memberikan pernyataan resmi mengenai tudingan pencitraan hingga pelanggaran privasi.(*)