metropolitan

Terbongkar Modus 'Pocong Keliling' yang Diduga Terjadi di Jabar, Bermula dari Ketuk-ketuk Pintu Rumah Warga

Kamis, 28 Mei 2026 | 22:39 WIB
Menyoroti kasus teror pocong keliling yang diduga jadi modus kejahatan baru hingga viral di media sosial. (Instagram.com/@pandemictalks)

Pihak kepolisian juga memastikan patroli malam akan ditingkatkan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga perangkat lingkungan.

Di sisi lain, warga pun diajak kembali mengaktifkan ronda atau siskamling demi menjaga keamanan lingkungan.

Berkaca dari hal itu, penampakan pocong kini dinilai bukan lagi sekadar cerita horor, kini menjadi modus gangguan nyata yang meresahkan warga, termasuk di wilayah Jawa Barat (Jabar).

Imbauan Aktifkan Siskamling

Dalam kesempatan berbeda, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang dengan tegas meminta seluruh warga mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di berbagai titik pemukiman warga.

"Ini memang menjadi hal yang meresahkan warga," kata Dedi Mulyadi lewat unggahan Instagramnya, @dedimulyadi71, pada Selasa, 26 Mei 2026.

Baca Juga: Kronologi Penipuan WO Marwah, Korban Asal Bekasi Ungkap Ditagih Biaya Sewa Gedung padahal Sudah Bayar Lunas: Saya Pikir Semuanya Clear

Dedi Mulyadi mencontohkan, kejadian nyata yang terjadi di kawasan Lembang, Bandung, dimana oknum berpakaian pocong sampai harus ditertibkan oleh Satpol PP.

"Kalau di Lembang, di Bandung, pocong dioperasi Satpol PP karena keluarnya salah," terangnya.

"Harusnya pocong keluar malam hari, ini siang hari untuk minta-minta ke setiap mobil yang lewat dan ini meresahkan warga, mengganggu kenyamanan, dan ketertiban lalu lintas," beber Dedi Mulyadi.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan, modus pocong kini semakin beragam dan terjadi di berbagai daerah.

"Di berbagai tempat ada pocong yang dikejar warga karena mencuri kambing. Ada pocong yang mengetuk-ngetuk rumah dengan berbagai modus," ungkap Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Tak Hanya Bermasalah dengan Catin, Eks Karyawan WO Marwah Ungkap Sering Diancam dengan UU ITE saat Menagih Gaji yang Telat

"Bisa modusnya adalah minta-minta, bisa modusnya pencurian atau perampokan, bisa modusnya main-main atau iseng, tetapi ketiga-tiganya menurut saya meresahkan," tukasnya.(*)

Halaman:

Tags

Terkini

HJB ke-544 Resmi Ditutup oleh Dedie Rachim

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:33 WIB