metropolitan

Soal Kasus Main Hakim Sendiri yang Tewaskan Pria di Bali, Kementerian HAM Bakal Dampingi Keluarga Korban

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB
Istri KD mengungkapkan suaminya telah tiga hari tidak pulang demi mencari nafkah sebelum akhirnya meninggal dunia akibat pengeroyokan massa di Tabanan, Bali.

“Kami akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai prinsip-prinsip hak asasi manusia,” jelasnya.

Kementerian HAM Bali akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, yakni melibatkan kepolisian, pemerintah daerah, dan lainnya.

Pemantauan yang dilakukan, kata Dalem di antaranya adalah dengan memberikan perhatian khusus pada kondisi psikologis karena potensi trauma yang ditimbulkan.

Dalem lantas mengingatkan kepada masyarakat agar tak ada lagi aksi main hakim sendiri karena setiap persoalan bisa diselesaikan dengan jalur hukum.

Viral Pengeroyokan kepada Terduga Maling Ayam hingga Tewas

Video yang viral di media sosial berawal dari momen tangisan pilu sang anak saat jenazah ayahnya tiba di rumah duka.

Kemudian diketahui bahwa ayah yang tewas itu adalah pria berinisial KD yang terciduk hendak mencuri ayam aduan pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026 sekitar pukul 01.30 Wita.

Baca Juga: Direktur Bandung TV Alit Suwirya Jadi Ketum ATVLI 2026-2030, Bakal Perkuat Solidaritas Organisasi

Warga yang geram kemudian melakukan pengeroyokan dan membakar motor KD.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga adalah buntut keresahan warga dalam beberapa waktu terakhir karena hilangnya hewan ternak, khususnya ayam aduan di wilayah tersebut.

Polisi kini tengah mengusut kasus tersebut dengan dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni pencurian ayam dan pengeroyokan yang menyebabkan kematian seseorang.(*) 

Halaman:

Tags

Terkini