metropolitan

Tahu Kabar Pengeroyokan dari Keluarga, Istri Pria yang Diamuk Massa di Bali Cerita Suaminya Pergi Tanpa Pamit

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:45 WIB
Istri pria yang tewas dikeroyok di Bali, Putu Dewi Suryantini buka suara. (Instagram/berita_gosip)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria tewas di Tabanan, Bali menuai sorotan publik.

Peristiwa tersebut makin viral usai video putrinya yang masih duduk di kelas 2 SD menangis pilu saat jenazah tiba di rumah duka banyak beredar di media sosial.

Ayahnya yang berinisial KD, tewas dikeroyok massa usai diduga melakukan pencurian ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Pengakuan sang Istri: Mungkin Cari Uang Bayar Sekolah Anak

Istri KD, Putu Dewi Suryantini, mengungkapkan bahwa suaminya sudah tidak pulang ke rumah selama 3 hari terakhir sebelum akhirnya meninggal dunia karena dikeroyok.

“Enggak berpamitan, dia udah enggak pulang 3 hari. Mungkin karena enggak punya uang untuk bayar SPP, bayar sekolah anak saya,” ucap Putu Dewi, dikutip dari unggahan akun Instagram @berita_gosip pada Senin, 27 Juli 2026.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran yang Hanguskan Rumah di Pulomas, Diduga karena Korsleting Listrik

“Suami saya mungkin cari uang untuk bayar sekolah anak. Bayar Rp2,7 juta,” lanjutnya.

Putu Dewi melanjutkan bahwa mereka memiliki 3 orang anak, satu di antaranya sudah menikah dan dua anak lainnya masih sekolah.

“Ini yang sekolah, kelas 1 SMK satu anak, yang kelas 2 SD satu anak,” imbuhnya.

Tahu Kabar Suami Dikeroyok dari Keluarga

Adapun kabar mengenai kondisi suaminya yang dikeroyok datang datang dari pihak keluarga.

“Ini ada keluarga di sini yang beri tahu, ada orang yang kasih tahu,” kata Putu Dewi lagi.

Halaman:

Tags

Terkini