Pria yang juga menjadi Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan cadangan beras nasional telah mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah, yakni 4 juta ton.
"Kita mulai mengekspor beras ke negara-negara lain yang membutuhkan, termasuk menyediakan beras untuk Palestina," ungkap Prabowo.
Dia juga menyinggung rencana pembangunan tanggul laut raksasa sepanjang 480 kilometer sebagai upaya menghadapi perubahan iklim.
"Mungkin butuh waktu 20 tahun. Tapi, kita tidak punya pilihan. Kita harus mulai sekarang," pungkas Prabowo.***
Artikel Terkait
Menilik Rencana Pidato Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB, Istana: Penghormatan kepada Bangsa Indonesia
Jejak Panjang Indonesia di Sidang Umum PBB: Dari Pidato 'Membangun Dunia Kembali' era Soekarno hingga Kini Kesempatan Emas Prabowo
Mencuat Dugaan Sabotase usai Pidato Pemimpin Dunia di PBB soal Palestina Terganggu Imbas Insiden Mikrofon Mati