JURNALMETROPOLITAN.com- Di tengah bencana banjir yang mendera Aceh, sebuah momen tak terduga terekam, di mana dukungan moral justru datang dari warga korban terdampak kepada pemimpin mereka, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.
Ungkapan semangat yang menggetarkan ini diunggah oleh akun Instagram @fuadbakh23 pada Minggu, 14 Desember 2025, memperlihatkan kuatnya ikatan batin dan ketegaran masyarakat Aceh dalam menghadapi cobaan.
Dalam video tersebut, seorang pria yang merupakan warga terdampak banjir terlihat sedang memanggul logistik melewati jalanan yang penuh lumpur sisa banjir.
Dengan langkah tegar dan suara lantang, pria itu memberikan dorongan moral yang mendalam kepada Mualem.
Ia secara khusus mengingatkan Gubernur Muzakir Manaf akan sejarah panjang perjuangan dan ketahanan masyarakat Aceh, sembari meminta Mualem untuk tidak larut dalam kesedihan.
Baca Juga: Kepala BNPB Sempat Menyebut Banjir Sumatera Cuma Mencekam di Medsos, Akademisi: Tidak Ada Infrastruktur Informasi yang Valid
"Mualem jangan nangis-nangis lagi," ucap pria itu.
Ia lalu merangkum serangkaian bencana dan konflik besar yang pernah dihadapi Aceh, menjadikannya sebagai landasan untuk tegar menghadapi banjir kali ini.
"Konflik Aceh sudah kita hadapi, damai sudah kita kita pelihara Mualem. Tsunami Aceh sudah kita tangani, gempa serempah di dataran tinggi tanoh gayo sudah kita hadapi," katanya.
"Covid-19 sudah kita lalui juga Mualem, bencana longsor dan banjir sama-sama kita lalui Mualem," lanjutnya.
Pria tersebut kembali menegaskan agar sang pemimpin tetap kuat, karena kekuatan masyarakat bergantung pada pemimpinnya.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Sumatera Masuk Ranah Pidana, Satgas PKH Sebut Banyak Korporasi Terindikasi
"Jangan nangis-nangis lagi, masyarakat bersamamu Mualem, jangan cengeng," pintanya.
Ia menutup pesannya dengan kalimat yang sarat makna sejarah dan kebanggaan.
"Aceh adalah rahim para pejuang, bangsa yang paling sulit ditaklukkan. Bangun Mualem, kalau pemimpin menangis kami masyarakat lemah Mualem," pungkasnya.
Momen ini menjadi cerminan bahwa dalam situasi bencana, dukungan dan ketegaran hati bisa datang dari arah mana saja, membuktikan bahwa jiwa pejuang masyarakat Aceh tetap membara.(*)
Artikel Terkait
Di Balik Insiden 4 Jembatan Putus di Aceh, Ada Siklon Tropis Senyar yang Picu Bencana Banjir-Longsor
Bencana Banjir hingga Longsor di Sumatera: 150 Tenda hingga 100 Alat Komunikasi Dikerahkan untuk Pulihkan Daerah Terdampak
BNPB Aktifkan Starlink untuk Pulihkan Komunikasi di Tengah Kacau Balau Bencana Sumatera