Viral Petani di Aceh Utara Lanjut Tanam Padi Meski Lumpur Sawah Setinggi Pinggang Orang Dewasa

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 30 Januari 2026 | 08:34 WIB
Kondisi persawahan warga yang dipenuhi sisa lumpur bekas banjir akhir November 2025. (Instagram/paseimages)
Kondisi persawahan warga yang dipenuhi sisa lumpur bekas banjir akhir November 2025. (Instagram/paseimages)

“Semoga lumpurnya membawa kesuburan dan hasil berlimpah,” tulis akun @ikh*******i

Penanganan Pascabanjir di Aceh Utara

Belum lama ini, Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, memberi kritikan pada penanganan banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Menurutnya, pembersihan lumpur dan tumpukan kayu di beberapa daerah di kabupatennya itu masih menjadi PR besar.

Selain persoalan lumpur dan kayu, Tarmizi juga menyoroti pembangunan hunian sementara (huntara).

Baca Juga: Usai Longsor Melanda Bandung Barat, Dedi Mulyadi Sesalkan Daerah yang Idealnya Berisi Pohon Berubah Jadi Kebun Bunga

Pembangunan huntara perlu dikebut untuk bisa rampung dan ditempati oleh warga terdampak sebelum 18 Februari 2026, di mana umat Islam akan masuk bulan Ramadan.

Sementara itu, korban jiwa di Aceh Utara akibat banjir bandang dan tanah longsor November 2025 lalu menyebabkan 345 orang meninggal dunia, 6 orang masih hilang, dan lebih dari 33 ribu orang mengungsi yang tersebar di 12 kecamatan.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X