Keberhasilan Kebun Raya Bogor di Cebu diprediksi akan memperkuat citra pariwisata Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam kategori Green Tourism. Hal ini sejalan dengan visi ATF 2026 untuk menjadikan ASEAN sebagai single destination yang berkualitas dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca Juga: Dedie Rachim Instruksikan Percepatan Akses Alternatif Jalan Saleh Danasasmita
Dengan koleksi lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan, Kebun Raya Bogor menjadi bukti nyata bahwa pariwisata dan lingkungan dapat berjalan bersama-sama secara sustainable.
Tentang Kebun Raya Bogor
Didirikan pada tahun 1817, Kebun Raya Bogor adalah kebun raya tertua di Asia Tenggara. Berfungsi sebagai pusat penelitian botani dan konservasi ex-situ, Kebun Raya Bogor kini bertransformasi menjadi ikon wisata edukasi yang mengelola lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan di lahan seluas 87 hektar di jantung Kota Bogor.
Pada tahun 2020, LIPI (kini menjadi BRIN) sebagai lembaga pemerintah pemilik asset Kebun Raya Bogor mengoptimalkan pelayanan publik dan pariwisata melalui skema Kemitraan Publik Swasta (Public Private Partnership) dengan bermitra kepadaa PT Mitra Natura Raya untuk meningkatkan kualitas destinasi pariwsata agar sesuai standar internasional.(*)
Artikel Terkait
Diikuti 348 Peserta dari Empat Provinsi, Festival Pencak Silat Kebun Raya Bogor Berlangsung Meriah
Libur Nataru, Kebun Raya Bogor Padukan Rekreasi dan Edukasi
Bunga Bangkai Amorphophallus Titanum Segera Mekar di Kebun Raya Bogor, Catat Waktunya!!