ICCN Ajak Peneliti dan Akademisi Kolaborasi Riset Bersama untuk Kembangkan Pengetahuan Kota/Kabupaten Kreatif Indonesia

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 13:20 WIB
Indonesia Creative Cities Network membuka kesempatan kolaborasi riset bagi akademisi hingga praktisi riset untuk bergabung dalam Researcher Pool ICCN. (Dok. ICCN)
Indonesia Creative Cities Network membuka kesempatan kolaborasi riset bagi akademisi hingga praktisi riset untuk bergabung dalam Researcher Pool ICCN. (Dok. ICCN)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Indonesia Creative Cities Network (ICCN) membuka kesempatan kolaborasi riset bagi akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa pascasarjana, pusat studi, dan praktisi riset untuk bergabung dalam Researcher Pool ICCN. Program ini bertujuan memperkuat basis pengetahuan kota/kabupaten kreatif Indonesia yang terukur, berbasis data, dan berkelanjutan.


"Pengembangan kota/kabupaten kreatif membutuhkan pengetahuan yang kuat, data yang relevan, dan kolaborasi lintas disiplin," kata Sekretaris Deputi 3 – Data, Penelitian & Indeks Kreatif, Anggrean Renozonarca pada Rabu (18/3/2026).


Hasil riset diharapkan dapat mendukung kebijakan kota/kabupaten kreatif, pengembangan program kota/kabupaten kreatif, dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis kota. Peneliti dapat berkontribusi dalam pengembangan basis data kota/kabupaten kreatif Indonesia, kerangka analisis berbasis UNESCO Creative Cities Framework, indikator & indeks kota kreatif Indonesia, riset kebijakan kota/kabupaten kreatif, dan praktik terbaik pengembangan kota/kabupaten kreatif.

Baca Juga: Update Kronologi Teror Air Keras terhadap Andrie Yunus versi Polisi: Pelaku Sempat Ikut Berhenti saat Korban ke SPBU

Domain penelitian kota/kabupaten kreatif meliputi Design and Creative Services, Gastronomy, Music, Literature, Visual Arts and Crafts, Audiovisual and Interactive Media, Cultural Spaces, dan Creative Economy Ecosystem. Peserta dapat terlibat dalam berbagai bentuk kolaborasi, seperti joint research, co-authoring jurnal atau publikasi ilmiah, penyusunan policy brief, pengembangan dataset ekonomi kreatif, kontribusi Knowledge Library ICCN, dan forum ilmiah dan diskusi riset.


"Melalui Researcher Pool ICCN, kami ingin membangun komunitas peneliti yang kuat dan berkontribusi dalam pengembangan kota/kabupaten kreatif Indonesia," tambah Anggrean Renozonarca.


Akademisi dan Peneliti yang ingin bergabung dalam Researcher Pool ICCN, isi formulir pendaftaran melalui link berikut: (https://iccn.or.id/open-call-joint-research).

Baca Juga: Penerima Manfaat ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ Ceritakan Penggantian Atapnya yang Semula Seng Berkarat Menjadi Alduro


Alur waktu kolaborasi riset:
- Submission: 18 Maret - 26 April 2026
- Kurasi dan Mapping: 18 April - 10 Mei 2026
- Onboarding: 11 - 17 Mei 2026
- Output dan Diseminasi: 18 Mei - 31 Mei 2026


"Jangan lewatkan kesempatan ini untuk berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan kota kreatif Indonesia," ungkapnya.


Dalam kesempatan yang sama, Deputi 3 Amar Alfabet juga menyampaikan bahwa ICCN akan memiliki Jurnal Kota dan Ekonomi Kreatif.

Baca Juga: Menkop: Keadilan Ekonomi Adalah Perintah Keimanan, Bukan Sekadar Teori


"Sebagai bentuk komitmen, kami juga akan membuat Jurnal Kota dan Ekonomi Kreatif untuk mewadahi basis keilmuan dari ICCN terkait kota/kabupaten kreatif serta ekraf," ungkapnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X