5 Jurus Menyusun Strategi Bisnis dengan Bantuan AI, Mulai dari Riset Pasar hingga Bangun Brand yang Kuat

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:28 WIB
Ilustrasi program AI Plus yang dikembangkan China.  (Foto : Freepik.com)
Ilustrasi program AI Plus yang dikembangkan China. (Foto : Freepik.com)

JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian orang ingin memulai bisnis atau berwirausaha untuk menambah penghasilan.

Mulai berbisnis juga memberi kesempatan sang owner atau pemilik untuk menyalurkan hobi, menguji ide usaha, hingga membuka jalan menuju kesuksesan dalam perjalanan kariernya.

Kendati terlihat menarik, membangun bisnis bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan strategi yang tepat agar usaha bisa berjalan lancar dan bertahan lama.

Baca Juga: Danantara Indonesia Siapkan SDM Berdaya Saing Global, Hasil Kerja Sama dengan Organisasi Pendidikan Terbaik di Dunia

Pada era digital masa kini, kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sekarang memberi peluang besar bagi pelaku bisnis untuk menyusun strategi yang lebih efektif.

“AI dapat membantu seseorang menyusun strategi bisnis lebih terarah," demikian menurut laporan TIME yang dikutip pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Teknologi AI juga dinilai telah menjadi alat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data.

Baca Juga: Saham Nissan Tetiba Anjlok 6 Persen usai Mercedes-Benz Lepas Kepemilikan Senilai Rp5,4 Triliun

Lantas, bagaimana cara menyusun strategi bisnis dengan bantuan AI? Simak ulasan selengkapnya:

1. Menentukan Ide yang Tepat

Langkah pertama dalam membangun bisnis adalah menentukan ide yang tepat. Sebaiknya pilih ide yang sesuai dengan keahlian, minat, dan kebutuhan pasar.

Bisnis yang dekat dengan kemampuan pribadi akan lebih mudah dijalankan dan berpeluang memberikan kepuasan tersendiri.

Selain relevan, ide bisnis juga harus punya potensi berkembang. Jika produk atau layanan bisa terus menyesuaikan diri dengan tren pasar, maka pemilik bisnis lebih siap menghadapi tantangan dan perubahan kebutuhan konsumen.

Baca Juga: Ikuti Jejak Bank Indonesia, LPS Pangkas Tingkat Bunga Penjaminan Jadi 3,75 Persen Mulai 28 Agustus 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X