Sejumlah rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan, seperti plester dinding yang rontok akibat getaran.
BMKG juga mencatat hingga pukul 07.00 WIB telah terjadi 11 kali gempa susulan (aftershock), dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 5,5.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak memasuki bangunan yang sudah menunjukkan retakan atau kerusakan struktur.
"Ini dapat selanjutnya dapat digunakan evaluasi kajian lebih lanjut oleh semua pihak terkait," tutur Faisal.
"(Hal itu) agar bangunan di daerah yang rawan terhadap gempa di Indonesia ini perlu kita pertajam untuk mitigasinya tentang bagaimana bangunan tahan gempa itu didirikan," tandasnya.(*)
Artikel Terkait
Bangunan Berusia Ribuan Tahun Rusak Akibat Gempa Turki
Bentuk Kepedulian, Kemenag Ajak Umat Islam di Indonesia Laksanakan Salat Gaib Untuk Korban Gempa Maroko
“Gempa Bumi” Guncang Kota Bogor dalam Peringatan HKB Nasional