Menu Telur Ceplok hingga Salak
Dalam insiden ini, para pejabat setempat menyayangkan adanya temuan puluhan ompreng MBG yang tersisa bahkan sama sekali tidak dimakan oleh siswa.
Hasan sebagai Wabup Tulang Bawang lantas mengkritisi kinerja SPPI terkait usai adanya menu seperti telur ceplok hingga salak yang dinilai sudah kedaluwarsa.
Baca Juga: Viral Cerita Sopir Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Bakal Diteriaki Maling kalau Tak Beri Uang
"Telur ceplok itu kalau terlalu lama tidak baik, mungkin bisa diganti telur yang direbus," paparnya.
"Kemudian ini buah salak, saya sudah ingatkan berkali-kali, bisa saja terlihat dari luar bagus tapi ternyata di dalamnya busuk," imbuh Hasan.
SPPG Diminta Evaluasi
Terkait masalah tersebut, Wabup Hasan menghimbau kepada SPPG setempat untuk tidak sekedar menjalankan tugas, namun juga mengawal paket MBG sampai ke sekolah dalam keadaan aman untuk dikonsumsi.
Hasan menegaskan, pihaknya akan tetap mengawasi program MBG hingga program ini benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat Tulang Bawang.
"Kalian kok tidak bisa periksa satu-satu, pulang dari sini silahkan evaluasi, karena kalau seperti ini mubazir," tegasnya.
Sampai berita ini terbit, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG terkait ihwal insiden temuan puluhan ompreng MBG di wilayah Tulang Bawang yang dinilai sudah kedaluwarsa.(*)
Artikel Terkait
Kronologi Pegawai SPPG Cendekia Waskita di Sumenep Diduga Berjoget Tak Etis di Dapur MBG, Aksi Sawer Duit Tuai Kritik
Ditegur Tidak Mempan, Viral Guru Ungkap Cara Jitu Kepala Sekolah agar SPPG Perbaiki Kualitas MBG
Viral! Mobil MBG di Indramayu Diduga Tabrak Balita, Pemilik SPPG Pastikan Tak Ada Insiden Serius yang Terjadi