“Kafein dalam teh hijau juga memberi efek stimulasi ringan yang meningkatkan pembakaran kalori,” kata Goodson.
Menurutnya, kombinasi EGCG dan kafein mampu membantu memecah lemak, khususnya di area perut.
Baca Juga: Bukan Pungli! Simak Aturan Berwisata di Kebun Raya Bogor!
2. Minuman Cuka Apel
Cuka apel (apple cider vinegar/ACV) mengandung asam asetat yang dapat menurunkan kadar insulin sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh.
“Studi menunjukkan bahwa asam asetat bisa mengurangi penumpukan lemak perut dan menekan nafsu makan,” jelas Goodson.
Selain itu, ACV juga mendukung kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan membuat perut terasa lebih rata.
Baca Juga: Klarifikasi Isu Pungutan Liar, Pengelola Kebun Raya Bogor: Itu Aturan, Bukan Pungli!
3. Kopi Hitam
Secangkir kopi di pagi hari bukan hanya mengusir kantuk, tetapi juga membantu proses pembakaran lemak.
Kafein di dalamnya bekerja dengan meningkatkan laju metabolisme sekaligus memberi sinyal pada sel lemak untuk dipecah menjadi energi.
“Penelitian menunjukkan kafein bisa meningkatkan pengeluaran energi dan oksidasi lemak, terutama pada individu dengan tubuh ramping,” ujar Goodson.
Baca Juga: Ide Kreatif Wamen Stella: Siswa Bisa Sekaligus Belajar Matematika dan Bahasa Inggris Lewat Menu MBG
4. Teh Jahe
Jahe memiliki sifat thermogenic, yaitu mampu menaikkan suhu tubuh sehingga kalori yang dibakar jadi lebih banyak.
Artikel Terkait
Memahami Perbedaan Soft, Medium, dan Hard Compound pada Ban Motor, Pilih Sesuai Kebutuhan Berkendara
Labubu dan Fenomena Treatonomics, Kemewahan Kecil Pereda Pilu Gen Z di Tengah Krisis Ekonomi
Mana Lebih Efektif, Deterjen Cair atau Bubuk? Simak Kelebihan dan Kekurangannya