Meski begitu, ketika dipanggil keduanya tidak merespons sehingga warga memecahkan kaca belakang sebelah kanan untuk membuka pintu.
"Kedua korban ditemukan dalam posisi miring dengan kondisi tubuh telah kaku," ungkap Saiful dalam keterangannya, pada Rabu, 25 Maret 2026.
Atas insiden itu, 2 jenazah tersebut kemudian dievakuasi ke RSU Pidie Jaya untuk divisum.
Diduga Keracunan AC Mobil
Dari pemeriksaan mobil diketahui mesin kendaraan dalam keadaan menyala, namun sistem pendingin udara atau Air Conditioner (AC) tidak berfungsi dengan baik.
"Berdasarkan dugaan awal, korban meninggal dunia akibat menghirup gas beracun dari mesin kendaraan yang masih menyala," papar Saiful.
Polisi juga menemukan jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) di dalam bagasi kendaraan.
Hal itu, disebut memperkuat dugaan sementara korban meninggal dunia akibat menghirup gas karbon monoksida (CO) yang terperangkap di dalam kabin mobil akibat sirkulasi udara yang tidak optimal.
"Hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat menghirup gas di dalam kendaraan," jelas Saiful.
Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Hingga kini, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi di antaranya satu unit kendaraan, telepon genggam, uang tunai, serta kartu ATM milik korban.
Barang-barang tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: Cerita Warga Aceh Tamiang yang Masih Tinggal di Tenda, Berharap Bisa Segera Pindah ke Rumah Bantuan
"Saat ini, Sat Reskrim Polres Pidie Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan secara pasti penyebab kematian kedua korban," ungkap Saiful.
Artikel Terkait
4 Mayat Ditemukan Dalam Satu Rumah di Citra Garden Satu Extension Kalideres Jakarta Barat
10 Mayat Ditemukan di Dalam Van Diduga Dibunuh Sopir di Festifa
Geger Penemuan Mayat Wanita di Bogor, Video Korban Bersimbah Darah Viral di Media Sosial!