Takut Melahirkan? Anda Harus Baca Ini

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 28 September 2022 | 19:58 WIB
Ilustrasi Melahirkan  (The Asian Parent)
Ilustrasi Melahirkan (The Asian Parent)

JURNAL METROPOLITAN - Sudah menjadi rahasia umum jika banyak ibu hamil yang takut menghadapi proses persalinan. Bahkan bukan saja bagi mereka yang pertama kali akan mengalami persalinan, banyak pula ibu hamil yang sudah pernah melahirkan anaknya, tetap takut menghadapi proses persalinan anak berikutnya.

Bidan Yesie Aprillia pemilik Klinik Bidan Kita Klaten mengatakan bahwa 80 persen ibu hamil memiliki ketakutan akan proses persalinan. Menurutnya, banyak cara untuk meminimalisir resiko ketakutan akan persalinan menjadi kenyataan.

"Berdasarkan data yang beredar di internet, 80 persen ibu hamil memiliki ketakutan akan proses persalinan. Oleh karena itu saya akan menjelaskan mengenai 6 ketakutan para ibu hamil akan proses persalinan dan yang paling umum, serta apa yang dapat anda lakukan untuk mengurangi resiko ketakutan tersebut supaya tidak menjadi nyata," ungkapnya dikutip dari Youtube Bidan Kita, (28/9).

Sebelum berbicara tentang rasa takut, sambungnya, penting untuk kita mengetahui kenapa ada banyak ibu yang takut melahirkan. Ketakutan ini memang bisa disebabkan oleh banyak hal, tapi seringkali penyebabnya adalah karena si ibu tidak memiiki bekal pengetahuan yang cukup mengenai apa yang akan terjadi selama proses persalinan, dengan begitu si ibu tersebut akan mulai membayangkan sendiri apa yg akan terjadi dalam proses persalinannya yang mana seringkali jauh dari realitanya.

"Sumber ketakutan yang paling umum, adalah film cerita dan kisah pengalaman negatif dari orang lain. Anda bahkan mungkin belum pernah membaca kisah persalinan yang positif sama sekali. Yang anda lihat sehari-hari di media ya ibu hamil yang melahirkan teriak-teriak. Bahwa banyak ibu atau bayi yang meninggal saat persalinan. Padahal tidak semua ibu dan bayi lahir dengan komplikasi, tapi semua itu jarang diceritakan kecuali ibunya artis," paparnya.

Lebih lanjut, Bidan Yesie menjelaskan ada 6 ketakutan yang umum dirasakan oleh ibu hamil :

1. Ketakutan akan rasa sakit saat melahirkan.
Persalinan itu memang menyakitkan, tapi anda harus ingat bahwa tubuh sudah dirancang untuk melahirkan.
Tubuh akan mendukung dengan rangkaian hormon-hormon yang dapat membantu selama proses persalinan, salah satunya untuk mengurangi rasa sakit.
Ada juga berbagai metode tradisonal yang bisa membantu mengurangi rasa sakit, diantaranya akupuntur, hypnobirthing, Tens, dan masih banyak lagi.

2. Ketakutan akan proses persalinan yang panjang.
Anda mungkin pernah dengar cerita dari tetangga atau saudara yang persalinannya lama lebih dari 48 jam.
Persalinan sepanjang itu hanya kasus tertentu saja. Normalnya proses persalinan hanya 4-8 jam, mengejan berlangsung 20 menit sampai 2 jam.

3. Takut Disesar
Apabila anda takut sesar, baik telah direncakan atau emergency. Terkadang komplikasi persalinan bisa terjadi dan mengharuskan ibu sesar demi keselamatan.
Beberapa penelitian mengatakan  dukungan terus menerus dari Doula, pasangan atau bidan, dapat mengurangi resiko sesar sebanyak 26 persen.
Menyiapkan tubuh anda selama kehamilan juga dapat mengurangi resiko operasi sesar dan tentunya anda akan jadi lebih enak apa yang anda harus lakukan bila tiba-tiba macet.

4. Takut poop saat melahirkan.
Saat anda mengejan setiap otot akan anda gunakan untuk mendorong bayi untuk keluar, dan tanpa sadar poop anda keuar saat mengejan.
Provider atau bidan justru senang kalau poop keluar, karena itu berarti anda mengejan dengan benar.

5. Takut di induksi.
Memang benar kontraksi yg dibuat oleh induksi lebih menyakitkan dari kontraksi alami. Ketika anda melahirkan tanpa induksi tubuh anda langsung mengeluarkan hormon tepat yang dapat membantu anda mengekola rasa sakit tersebut.
Tapi jika anda di induksi, otak anda itu tidak bisa mencerna, dan tidak bisa untuk mengeluarkan hormon tersebut, hasilnya kontraksi anda menjadi sangat menyakitkan.

Tapi ada juga yang bilang bahwa sama saja sakitnya, semua tergantung dari persepsi dan toleransi tubuh pada rasa sakit itu sendiri.
Apabila takut diinduksi, studi menemukan bahwa ada banyak hal yang bisa mengurangi resiko diperlukannya induksi, seperti induksi alami, hypnobirthing, melakukan prenatal yoga, perenium massage, dll.

Tapi bila memang harus melewati proses induksi, ingatlah bahwa banyak ibu yang melahirkan sehat melalui induksi juga.

6. Takut perineum sobek.
Perineum adalah area diantara vagina dan anus, ada banyak ibu yang takut perineumnya sobek ketika bayinya mulai keluar, takut disobek alami ataupun digunting.
Tapi untuk anda ketahui, robekan ini memiliki ukuran derajat, yang pertama yang paling umum adalah derajat satu yang mana hanya robek di kulit. Kemudian derajat dua adalah robekan yang sampai memerlukan jahitan. Nah kedua robekan tersebut tidak akan mempengaruhi kehidupan anda jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X