Dalam kesempatan yang sama, Firman Anindra, Kepala Divisi Pengadaan dan Pengelolaan Aset IFG, menambahkan,
“Salah satu mandat utama IFG adalah memperkuat inklusi dan literasi keuangan masyarakat melalui program TJSL, termasuk IFG Goes to Campus yang mendukung Asta Cita ke-4 terkait pembangunan SDM unggul. Isu keberlanjutan menjadi prioritas nasional maupun global, dan pelaku keuangan dituntut untuk mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam setiap proses bisnis. IFG berkomitmen mendukung agenda ini melalui praktik keuangan berkelanjutan, pengembangan layanan digital, beragam inisiatif hijau, dan edukasi publik mengenai pengelolaan finansial yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.”
Melalui IFG Goes to Campus 2025: Sustainable Finance for the Future You!, IFG ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keuangan bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga mengenai pengelolaan risiko, keberlanjutan bisnis, dan dampak sosial jangka panjang. Pesan ini diharapkan menjadi bagian dari pola pikir finansial generasi masa depan, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat kelak terlibat dalam dunia bisnis dan kebijakan nasional.(*)
Artikel Terkait
Saat Ekonomi RI Pernah Dilanda Krisis, Sandiaga Uno Justru Temukan Arah Karier dari Pencari Kerja ke Pencipta Lapangan Usaha
Menilik 4 Skema Pembiayaan Perumahan BPJS Ketenagakerjaan untuk Peserta JHT Melalui Program Akselerasi Ekonomi 2025
Beda Gaya Purbaya Yudhi dengan Sri Mulyani, Pengamat Ekonomi Beberkan soal Rezim Bapak vs Ibu saat Kelola Duit