Baca Juga: Lowongan Buat yang Lagi Cari Kerja
Amnesty Internasional di Timur Tengah menyatakan Awda ditangkap pada September 2017 lalu. Menurut lembaga pemerhati hak asasi manusia itu, Awda ditangkap tak lama setelah menyampaikan dukungan dia terhadap rekonsiliasi Qatar-Saudi.
Pada Juni 2017, Saudi memutus hubungan diplomatik, ekonomi, dan segala akses perhubungan dengan Qatar. Kerajaan menganggap Doha mendukung aktivitas teroris dan radikalisme yang mengancam kawasan.
Menurut kerabat Awda, Saudi meminta ulama itu untuk mendukung kebijakan pemerintah. Namun, Awda menolak.***
Artikel Terkait
Para Pemimpin Dunia Beri Penghormatan pada Pemakaman Kenegaraan PM Jepang Abe
Pria Thailand Diduga Stres Kalap Tembaki Penitipan Anak, Diperkiran 22 Anak Menjadi Korbannya
Liz Truss, Perdana Menteri Inggris 45 Hari
Masyarakat Belum Puas, Lesti Tak Gubris, Tetap Tampil di Konser Onyo
Santri di Bantul Antusias Ikuti Apel Hari Santri Nasional 2022